SuaraJabar.id - Sebanyak 19 tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Kuningan terpapar Virus Corona atau Covid-19. Jumlah itu didapat dari hasil swab yang dilakukan sebelumnya.
Dengan demikian, lonjakan cukup tinggi kasus Virus Corona di Kabupaten Kuningan terjadi di kalangan tenaga kesehatan, karena dari 20 kasus baru Covid-19 hanya satu yang bukan bekerja di bidang tersebut.
"(Lonjakan kasus) dari tes swab massal tenaga kesehatan," ungkap juru bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin kepada Ayocirebon.com-jaringan Suara.com pada Senin (3/8/2020).
Peningkatan kasus positif di Kabupaten Kuningan terjadi drastis sejak 1 Agustus 2020. Dari 50 kasus pada 31 Juli 2020, hingga Senin (3/8/2020) tercatat 70 pasien positif.
Saat ini, para pasien telah mendapat penanganan. Dari jumlah 70 kasus positif, 27 pasien di antaranya masih dalam pengawasan. Sementara, jumlah pasien meninggal dunia mencapai tujuh orang.
Sementara itu, pasien yang dinyatakan pulih terdata 41 orang. Selain kasus positif, tercatat pula 1.986 kasus suspek. Dari jumlah itu, 23 kasus masih dalam proses pengawasan.
Sementara, jumlah kontak erat mencapai 467 orang dengan seluruhnya telah selesai proses pengawasan. Kemudian, tercatat 1 kasus probable.
Dengan tambahan tersebut, hingga saat ini Kabupaten Kuningan mencatatkan jumlah 2.524 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 kasus masih dalam proses penanganan, sedangkan 2.473 kasus dinyatakan selesai.
Baca Juga: Sudah 17 Nakes Positif Covid-19, Dinkes Bantul Bakal Perketat Pengawasan
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun
-
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN
-
Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka
-
5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar
-
Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu