SuaraJabar.id - Partai Gerindra resmi menunjuk Baddarudin Nooreza Holik Qodratulloh sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi yang baru menggantikan Aria Dwi Nugraha.
Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Gerindra Nomor 08-0143/Kpts/DPP-GERINDRA/2020 yang ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani tanggal 4 Agustus 2020.
"Hari ini, saya menerima SK Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra yang menetapkan saudara BN Holik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi menggantikan Aria Dwi Nugraha," kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi Nugraha Hamdan seperti dilansir Antara di Kantor Dewan Penasehat Partai Gerindra, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (5/8/2020).
Nugraha menjelaskan penetapan ini sudah menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra mengingat kewenangan merubah alat kelengkapan dewan merupakan ranah pimpinan pusat. Setelah menerima surat tersebut pihaknya akan segera memberikannya kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi untuk ditindaklanjuti.
"SK ini isinya pencabutan SK sebelumnya, secara resmi berubah hari ini. Saya akan meneruskan kepada Sekwan dalam hal ini untuk mengatur pergantian Ketua DPRD," katanya.
Menurutnya, perubahan jabatan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi didasari kendala komunikasi dalam ruang politik yang terhambat selama era kepemimpinan ketua sebelumnya.
"Komunikasi menjadi hal terpenting dalam ruang politik, ini adalah murni hanya karena kendala komunikasi. Kalau komunikasi tidak pernah terjalin atau terhambat ya risikonya hari ini DPP mengambil keputusan. Asumsi-asumsi yang berkembang sejak kemarin terjawab sudah, intinya hambatan komunikasi. DPP ambil keputusan dan saya hanya melaksanakan keputusan itu," katanya.
Nugraha juga berpesan agar Ketua DPRD baru dapat memperbaiki komunikasi yang selama ini terputus di antara 11 anggota dewan dari partainya, sementara posisi ketua dewan sebelumnya akan dibahas usai KLB DPP Gerindra bersamaan dengan evaluasi kinerja anggota dewan lainnya.
"Jangan sudah jadi dewan lupa. Saya menaruh harapan besar kepada Ketua DPRD yang baru agar mau merangkul semua anggota dewan. Jabatan bukan segalanya, semua biasa aja, pergantian dan lainnya," ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo Dikabarkan Copot Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
Baddarudin Nooreza Holik Qodratulloh mengatakan akan menjalin konsolidasi yang lebih baik lagi baik di internal partai maupun sesama anggota DPRD untuk menciptakan suhu politik yang lebih kondusif.
"Tugas termasuk cukup berat juga ya karena suhu politik Kabupaten Bekasi saat ini harus lebih kondusif, targetnya itu. Jadi saya tidak mau berbicara yang lain karena saya tahu masalah Pilwabup Bekasi ini menjadi polemik yang berkepanjangan. Dengan ditunjuknya saya paling tidak ada upaya-upaya untuk meredam suhu politik sedinamis mungkin," ucapnya.
Dia mengaku akan lebih berhati-hati dalam mengambil setiap keputusan berkaitan dengan tugas di DPRD Kabupaten Bekasi termasuk mengenai Pemilihan Wakil Bupati Bekasi.
"Untuk Pilwabup Bekasi kita lihat dulu perkembangannya agar benar-benar menghasilkan wakil bupati yang legitimate. Saya akan berkoordinasi dengan Ketua DPC, Ketua Dewan Penasehat Bapak Agus Sugianto. Kolaborasi juga dengan pusat, bisa saja bagian hukum DPP juga ikut mengkaji," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI