Dia mengatakan, di antara jumlah relawan tersebut terdapat salah seorang nama kepala daerah yang telah mendaftarkan diri, yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Namun, belum ada kepala daerah lainnya yang ikut mendaftar.
Jumlah seluruh relawan yang dibutuhkan dari Kota Bandung adalah sebanyak 1.620 orang. Jumlah tersebut ditentukan berdasarkan hitungan statistik yang mempertimbangkan jumlah populasi Kota Bandung hingga tingkat kesehatan warganya.
Pendaftaran relawan masih terus dibuka hingga 31 Agustus 2020. Warga yang mau mendaftar harus memastikan bahwa dirinya berdomisili di Kota Bandung, berada dalam keadaan sehat, dan berusia antara 18-59 tahun.
Uji klinis tahap ketiga ini dilaksanakan dengan menyuntikkan bakal vaksin yang mengandung virus SARS CoV-2 yang telah dimatikan ke tubuh relawan.
Nantinya, kesehatan para relawan akan terus dipantau dan dijamin oleh asuransi selama penelitian berlangsung.
Uji klinis akan dilakukan di 6 lokasi, yakni Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Balai Kesehatan Unpad, dan empat puskesmas di Kota Bandung.
Pada hari pertama pelaksanaannya, setiap lokasi penelitian maksimal melayani 20-25 orang relawan demi menjaga protokol kesehatan.
Kasus corona
Kasus positif Covid-19 di Jawa Barat masih terus mengalami kenaikan. Hingga hari ini, Senin (10/8/2020) pukul 18.00 kemarin, jumlah total kasus positif mencapai 7.599 kasus.
Sebagaimana yang dimuat di laman pikobar.jabarprov.go.id, jumlah kasus tersebut mengalami kenaikan 33 kasus dibanding hari kemarin. Dari seluruh kasus tersebut, terdapat 2.927 kasus positif Covid-19 yang masih aktif.
Baca Juga: Fauci: Vaksin Mungkin Hanya Mengubah Virus Corona Tak Lagi Jadi Pandemi
Kasus positif aktif merujuk pada pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit ataupun melakukan isolasi mandiri.
Jumlah kasus positif aktif di Jabar hari ini mengalami kenaikan 6 kasus dibanding kemarin.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau adalah sebanyak 1.386 orang dari total 57.723 ODP yang tercatat di Jabar. Dari 50 ribuan ODP tersebut, sebanyak 151 di antaranya meninggal dunia.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih berada dalam proses pengawasan ada sebanyak 592 orang dari total 12.426 PDP yang tercatat di Jabar. Dari angka tersebut, terdapat 1.998 PDP yang dinyatakan meninggal dunia.
Meski demikian, jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Jabar juga terus bertambah. Hari ini, terdapat 27 pasien positif yang sembuh hingga total terdapat 4.444 pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh di Jabar.
Adapun kasus pasien positif yang meninggal dunia hari ini tidak mengalami kenaikan dibanding kemarin. Total terdapat 228 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Jabar.
Berita Terkait
-
Rahasia agar Skincare Diterima Masyarakat, Newlab: Harus Melewati Riset dan Proses Uji Klinis
-
BPOM Gelar Uji Klinis Makanan di Pasar Takjil Benhil
-
Vaksin BUMN Nyaris Rampung, Ini Syarat Jadi Relawan 4.050 Subyek Uji Klinis Fase 3
-
Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin yang Bisa untuk Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Covid-19 dan Flu Biasa
-
4 Fakta Vaksin Booster Kedua, Apakah Sudah Dimulai di Indonesia?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas