SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bekasi resmi menghentikan kembali Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan di Jalan Ahmad yani mulai, Minggu (16/8/2020). Salah satu alasannya karena jumlah orang terinfeksi Covid-19 di daerah ini kembali mengalami peningkatan.
Berdasarkan data yang ada sampai dengan Jumat (14/8/2020) ini, total pasien terkonfirmasi sebanyak 682 orang. Rinciannya 590 orang pasien dinyatakan sembuh, 40 orang positif dan kini sisanya 52 pasien masih dalam perawatan di rumah sakit.
"Iya minggu ini CFD ditiadakan dan sudah dikeluarkan surat tentang penghentian CFD," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Jumat (14/8/2020).
Ia mengemukakan, penambahan kembali pasien yang terinfeksi virus corona berasal dari klaster keluarga.
Penghentian ini juga lantaran dalam pemeriksaan rapid test di CFD, petugas menemukan sejumlah orang yang reaktif, bahkan pemeriksaan kedua dinyatakan positif.
"Pesan saya minggu ini warga tidak datang ke lokasi CFD karena sudah dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan," imbuhnya.
Ia juga meminta kepada warganya untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah soal protokol kesehatan ditengah wabah corona. Misalnya dengan mempertahankan mengenakan masker di luar rumah.
Selain itu juga menjauhi area kerumunan atau orang dengan jumlah banyak. Menyiapkan hand sanitizer saat bepergian keluar rumah dan menjaga jarak kontak langsung dengan orang saat komunikasi.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Dua Orang Terkonfirmasi Covid-19, Puluhan Anggota Satpol PP Dirumahkan
Berita Terkait
-
Uji Vaksin Covid-19 Sinovac Dimulai, Begini Suasana di Puskesmas Garuda
-
Kenang Kadispar, Wagub DKI: Banyak yang Mau Sogok Cucu Buat Buka Hiburan
-
Perkemahan Hari Pramuka Ditengah Pandemi Covid-19
-
STOP PRESS! Belasan Anggota DPRD Jabar Positif Covid-19
-
WHO Ungkap Kendala Utama Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi