- Siswa NS (13) meninggal di RSUD Jampangkulon pada Kamis sore, 19 Februari 2026, saat menempuh pendidikan di SMPIT Darul Ma'arif.
- Keluarga berharap kasus kematian NS diusut tuntas secara adil dan terang karena adanya kejanggalan pernyataan orang tua.
- NS, yang tinggal bersama ibu sambung, merupakan anak kandung Lisnawati yang berpisah sejak NS berusia dua tahun.
SuaraJabar.id - Isak tangis ibu kandung NS (13) yakni Lisnawati (31) pecah saat melihat langsung jenazah sang anak tersayangnya harus meninggal lebih dulu.
Perwakilan keluarga dari ibu kandung NS, Rizki Rahmatullah (31) menyampaikan duka mendalam sekaligus harapan agar kasus kematian putrinya dapat diungkap secara terang dan adil.
Diketahui, NS siswa kelas 1 di SMPIT Darul Ma'arif sekaligus santri pondok pesantren di Kampung Cileungsir, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi meninggal di RSUD Jampangkulon pada Kamis sore (19/2/2026).
Semasa hidupnya, NS tercatat berdomisili di Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade. Namun dalam keseharian, ia tinggal bersama ibu sambungnya di Kampung Talagasari, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon.
Kepergian NS untuk selama-lamanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, teman sekolah, dan rekan-rekan sesama santri. Terlebih bagi ibu kandungnya, Lisnawati, yang turut menghadiri prosesi pemakaman putranya pada hari Jumat sore (20/2/2026).
Lisnawati, yang akrab disapa Lisna dan kini berdomisili di Cianjur, tidak kuasa menahan kesedihan saat dimintai keterangan.
“Pihak keluarga, khususnya ibu kandung (Lisna), hanya meminta keadilan. Kami berharap kasus ini bisa dibuka secara terang-benderang, karena masih banyak kejanggalan dari setiap pernyataan, baik dari ayah kandung maupun ibu tiri,” ujar Rizki kepada sukabumiupdate.com -jaringan Suara.com, Minggu (22/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Lisnawati menikah dengan ayah NS sekitar tahun 2011–2012 dan berpisah saat NS masih berusia sekitar dua tahun. Setelah perceraian, NS sempat diasuh oleh ibu kandungnya hingga berusia tujuh tahun.
Selanjutnya, NS dibawa oleh ayahnya ke wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dengan janji akan membiayai pendidikan dan kebutuhan pesantrennya.
Baca Juga: 5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
Diketahui, NS merupakan anak kedua dari Lisnawati, pernikahan kedua dengan Anwar Satibi. Dari pernikahan pertamanya, Lisnawati memiliki seorang anak perempuan. Sementara dari pernikahan saat ini, Lisna memiliki tiga anak, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki.
Berita Terkait
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi
-
Tangis Pilu Ayah NS di Sukabumi: Autopsi Jenazah Ungkap Luka Misterius
-
Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Imsakiyah & Buka Puasa Bandung-Sukabumi Hari Ini 20 Februari 2026
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan
-
OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan