- Polda Jawa Barat sedang merencanakan pemulangan 13 korban dugaan TPPO dari Kabupaten Sikka, NTT.
- Kasus ini terungkap dari unggahan media sosial korban yang mengalami ancaman fisik di tempat hiburan malam.
- Korban diduga direkrut dengan janji gaji besar namun malah mengalami eksploitasi dan kekerasan oleh pelaku.
SuaraJabar.id - Kepolisian Daerah Jawa Barat menjadwalkan pemulangan 13 perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, langkah pemulangan tengah disusun secara matang bersama pemerintah daerah.
Agar proses tersebut berjalan lancar tanpa mengganggu penyidikan yang sedang dilakukan kepolisian setempat.
“Kapolda melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak memastikan pemulangan berjalan baik sekaligus mendukung proses hukum yang saat ini ditangani Polres Sikka,” ujar Hendra di Bandung, Jumat (20/2).
Ia menjelaskan, kasus tersebut bermula dari unggahan media sosial seorang karyawan tempat hiburan malam di Sikka yang mengaku mengalami ancaman fisik serta kekerasan verbal.
Menindaklanjuti informasi itu, polisi melakukan razia di lokasi dan menemukan 13 perempuan asal Jawa Barat yang bekerja di tempat tersebut.
“Mayoritas pekerja diketahui telah berusia di atas 17 tahun, namun aparat masih mendalami kemungkinan adanya korban di bawah umur,” katanya.
Ia menyebut Polda Jabar juga berkoordinasi dengan lembaga swadaya masyarakat di NTT guna memberikan perlindungan awal kepada para korban sambil menunggu proses pemulangan.
Berdasarkan pendalaman awal, kata dia, para pekerja diduga direkrut dengan modus iming-iming gaji tinggi sekitar Rp8–10 juta per bulan.
Baca Juga: Waspada Modus Gaji Tinggi! Strategi Dedi Mulyadi Bongkar Sindikat TPPO yang Sasar Warga Jabar
“Korban juga dibebani target kerja yang sulit dicapai disertai denda, yang berujung pada dugaan eksploitasi, pengekangan, ancaman fisik, hingga kekerasan saat pelaku berada dalam pengaruh minuman keras,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary
-
Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar
-
Bukan MBG, Ratusan Orang di Bandung Diduga Keracunan Makanan Ini, Polisi Turun Tangan
-
Jeritan Ojol Hingga Buruh di Bogor Dalam Bayang-bayang Angka Kemiskinan
-
The Papandayan Jazz Fest 2026 Sukses Satukan Musik, Budaya, dan Generasi Melalui "Sound To The Soul"