Andi Ahmad S
Minggu, 22 Februari 2026 | 19:25 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi Mengenakan Baju Loreng [SuaraJabar/HO/Antara]
Baca 10 detik
  • Pemkab Bogor meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas LKPD TA 2024, menandakan pengelolaan keuangan yang akuntabel.
  • Integritas ASN meningkat signifikan, skor MCP 91 dan SPI 73,8, menjadikan Bogor terbaik di Jabar dan keluar dari zona merah.
  • Dalam setahun, Pemkab Bogor membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan sepanjang 516,83 kilometer, didukung inovasi digital berkelanjutan.

SuaraJabar.id - Setahun kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade) membuahkan hasil luar biasa.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tak hanya menerima rapor positif dari masyarakat dengan rata-rata indeks kepuasan 83,29%, tetapi juga menorehkan serangkaian prestasi gemilang di berbagai sektor.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata transformasi birokrasi dan akselerasi pembangunan di Bumi Tegar Beriman.

Berikut adalah 5 poin penting yang menunjukkan kinerja gemilang Pemkab Bogor di bawah kepemimpinan Rudy-Jaro Ade:

1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI: Fondasi Keuangan Bersih

Pemkab Bogor kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Ini adalah opini tertinggi dalam audit keuangan pemerintah, mengindikasikan bahwa pengelolaan anggaran daerah telah disusun dan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai standar akuntansi pemerintahan.

"Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah pondasi utama membangun kepercayaan masyarakat. WTP bukan tujuan akhir, tetapi instrumen untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tegas Bupati Rudy Susmanto.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini, sebagai wujud komitmen bersama dalam tata kelola keuangan daerah.

Baca Juga: Ngabuburit Bermanfaat! Menelusuri Jejak Perjuangan Rasulullah Dari Rambut hingga Busur Panah

2. Integritas ASN Moncer: MCP & SPI Naik Signifikan, Keluar dari Zona Merah

Capaian positif ini berjalan seiring dengan peningkatan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) serta Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diinisiasi KPK.

Nilai MCP ASN Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan signifikan dengan meraih skor 91.

Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025 mencatatkan skor 73,8, menjadikannya yang terbaik di Jawa Barat dan berhasil keluar dari zona merah.

Peningkatan ini mencerminkan semakin kuatnya sistem pencegahan korupsi, pengawasan internal, serta pembentukan budaya kerja birokrasi yang berintegritas.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, mengapresiasi capaian tersebut, seraya menekankan bahwa peningkatan skor integritas menunjukkan adanya perbaikan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Load More