- Pemkab Bogor meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas LKPD TA 2024, menandakan pengelolaan keuangan yang akuntabel.
- Integritas ASN meningkat signifikan, skor MCP 91 dan SPI 73,8, menjadikan Bogor terbaik di Jabar dan keluar dari zona merah.
- Dalam setahun, Pemkab Bogor membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan sepanjang 516,83 kilometer, didukung inovasi digital berkelanjutan.
SuaraJabar.id - Setahun kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade) membuahkan hasil luar biasa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tak hanya menerima rapor positif dari masyarakat dengan rata-rata indeks kepuasan 83,29%, tetapi juga menorehkan serangkaian prestasi gemilang di berbagai sektor.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata transformasi birokrasi dan akselerasi pembangunan di Bumi Tegar Beriman.
Berikut adalah 5 poin penting yang menunjukkan kinerja gemilang Pemkab Bogor di bawah kepemimpinan Rudy-Jaro Ade:
1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI: Fondasi Keuangan Bersih
Pemkab Bogor kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Ini adalah opini tertinggi dalam audit keuangan pemerintah, mengindikasikan bahwa pengelolaan anggaran daerah telah disusun dan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai standar akuntansi pemerintahan.
"Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah pondasi utama membangun kepercayaan masyarakat. WTP bukan tujuan akhir, tetapi instrumen untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tegas Bupati Rudy Susmanto.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini, sebagai wujud komitmen bersama dalam tata kelola keuangan daerah.
Baca Juga: Ngabuburit Bermanfaat! Menelusuri Jejak Perjuangan Rasulullah Dari Rambut hingga Busur Panah
2. Integritas ASN Moncer: MCP & SPI Naik Signifikan, Keluar dari Zona Merah
Capaian positif ini berjalan seiring dengan peningkatan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) serta Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diinisiasi KPK.
Nilai MCP ASN Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan signifikan dengan meraih skor 91.
Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025 mencatatkan skor 73,8, menjadikannya yang terbaik di Jawa Barat dan berhasil keluar dari zona merah.
Peningkatan ini mencerminkan semakin kuatnya sistem pencegahan korupsi, pengawasan internal, serta pembentukan budaya kerja birokrasi yang berintegritas.
Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, mengapresiasi capaian tersebut, seraya menekankan bahwa peningkatan skor integritas menunjukkan adanya perbaikan dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan Pemkab Bogor terbuka terhadap evaluasi dan pendampingan KPK untuk terus berbenah.
3. Infrastruktur Masif: Bangun dan Tingkatkan 516 KM Jalan dalam Setahun
Pemkab Bogor mencatat capaian fisik pembangunan infrastruktur yang masif. Sebanyak 516,83 kilometer jalan berhasil dibangun dan ditingkatkan dalam kurun waktu satu tahun.
Ini menjadi tonggak percepatan pembangunan dan penguatan fondasi ekonomi daerah. Pembangunan jalan dilakukan secara merata, menjangkau Bogor Barat (Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur) dan Bogor Timur (untuk konektivitas antar kecamatan).
Pembangunan jalan desa turut didorong melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade). Selain jalan, 499 meter jembatan dan 20 kilometer drainase juga direalisasikan, serta pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi bagi 2.631 rumah di 59 desa.
"Inilah komitmen kami menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati Rudy.
4. Transformasi Digital & Penguatan SDM: Pelayanan Lebih Cepat & Responsif
Transformasi digital pemerintahan terus dipercepat. Jaringan intra pemerintah kini telah menjangkau seluruh kecamatan, termasuk wilayah terluar seperti Cariu hingga Jasinga. Integrasi sistem berbasis digital tersebut memungkinkan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan lebih efektif serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Sejalan dengan itu, penguatan kualitas sumber daya aparatur juga dilakukan melalui pengangkatan 9.687 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di tahun 2025, yang terbesar di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.
Penambahan aparatur ini memperkuat kapasitas birokrasi dalam memberikan layanan yang cepat dan responsif di sektor prioritas seperti pendidikan dan kesehatan.
5. Kabupaten Terinovatif: Raih IGA Award Ke-9 Berturut-turut
Pemkab Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Innovative Government Award (IGA) tahun 2025 sebagai Kabupaten Terinovatif.
Ini merupakan penghargaan IGA Award ke sembilan yang diraih Pemkab Bogor secara berturut-turut setiap tahun, dan masuk dalam jajaran 10 besar daerah dengan inovasi terbaik se-Indonesia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menambahkan, IGA bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum memperkuat budaya inovasi pelayanan kepada masyarakat di lingkungan Pemkab Bogor.
Capaian ini menunjukkan Pemerintah Kabupaten Bogor terus berinovasi untuk pelayanan publik yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Ngabuburit Bermanfaat! Menelusuri Jejak Perjuangan Rasulullah Dari Rambut hingga Busur Panah
-
Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
-
Tarawih Perdana Masjid Nurul Wathon Pakansari, Jamaah Meluber Hingga Selasar
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
5 Poin Penting Stadion Pakansari Porak-poranda Diterjang Angin Kencang
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi
-
Tangis Pilu Ayah NS di Sukabumi: Autopsi Jenazah Ungkap Luka Misterius
-
Ngabuburit Bermanfaat! Menelusuri Jejak Perjuangan Rasulullah Dari Rambut hingga Busur Panah
-
BRI Teruskan Peran Aktif Dukung Program Strategis Nasional: Program 3 Juta Rumah, KDKMP, MBG