SuaraJabar.id - Mengaku tak miliki uang untuk makan, perempuan tua berinisial RH (55) nekat mencuri duit di warung Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Kekinian, nenek tersebut terpaksa harus merasakan dinginnya lantai sel tahanan Polresta Cirebon.
Aksi nekat sang nenek ini cukup berbahaya. Pasalnya, dia mencuri dengan berpura-pura menjadi pembeli serta memanfaatkan kondisi warung saat ditinggal penjaga.
Namun nahas, aksi RH terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sejumlah sudut Warung.
Setelah polisi memeriksa rekaman CCTV seusai si pemilik warung membuat laporan, RH berhasil ditangkap.
Wakapolresta Cirebon Ajun Komisaris Besar Arif Budiman dalam konferensi pers mengatakan, RH melakukan aksinya itu dengan mengendarai sepeda motor milik saudaranya.
Sesampainya di depan warung, ia masuk berpura-pura menjadi pembeli. Melihat kondisi tampak sepi, RH menghampiri meja kasir.
"Kemudian, tanpa merasa takut ketahuan, ia mengambil uang sebanyak Rp 2,6 juta dari dalam laci kasir. Setelahnya dia melarikan diri," kata Arif Budiman, Senin (24/08/2020).
Ketika pelaku berhasil kabur, penjaga kasir bernama Dewi Febrianti baru kembali dari ruang belakang warung.
Baca Juga: Ibu Pemulung Nangis: Sudah Dua Hari Saya dan Anak Tidak Makan karena Corona
"Saat itulah dia melihat laci kasir sudah kosong, uangnya hilang. Dia melacak melalui CCTV. Kemudian korban mengetahui siapa yang mengambil uang yang tersimpan di dalam Laci Kasir. Dia lantas melapor ke Polsek Lemahabang," kata Arif.
Berbekal video rekaman CCTV itu, polisi beberapa hari kemudian berhasil menangkap RH berikut menyita barang bukti uang Rp 500 ribu.
"Meski tersangka sudah terbilang tua, kami tetap menjeratnya dengan Pasal 362 KUHPidana dengan hukuman paling lama 5 tahun dalam kurungan Penjara, " tegas Arif..
Sementara RH, sembari menangis, mengakui terpaksa mencuri uang karena beberapa hari tak makan.
"Saya terpaksa mencuri, karena sudah beberapa hari ini tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari. Bahkan untuk membeli beras pun tidak ada, sehingga saya terpaksa mencuri demi untuk makan, "ucapnya.
Dengan badan gemetar dan terlihat mengeluarkan air mata, ia berusaha meminta maaf kepada polisi.
Berita Terkait
-
Asyik Banget Nih, Harga Tiket KA Jakarta ke Bandung dan Cirebon Rp75 Ribu
-
Satu Keluarga Positif Corona, Aparat Desa Tutup Akses Wilayah
-
7 Tentara di Cirebon Positif Corona, dari Kluster Kapetakan dan Klengenan
-
Cirebon Alami Lonjakan Kasus Virus Corona saat Transisi New Normal
-
Arus Balik Pemudik Idul Adha Memadati Jalur Pantura Cirebon
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
Kabar Gembira Warga Bogor Barat: Akhir dari Era 'Jalur Neraka' Dimulai dengan Anggaran Rp100 Miliar
-
Hasil Pertemuan Rudy Susmanto dan Pengusaha: Sepakat Hibahkan Lahan, Siap Lobi Dedi Mulyadi
-
Dorong Lapangan Kerja Baru, Pemkab Bogor Buka Ruang Kolaborasi Seluas-luasnya Bagi Swasta
-
5 Spot Trekking Santai di Karawang Buat Healing Sekeluarga
-
KPK Garap Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin! Buntut Kasus Suap Kolaborasi Bupati dan Sang Ayah?