SuaraJabar.id - PDI Perjuangan mengusung artis sinetron 'Cinta Fitri' Ahmad Adly Fairuz sebagai bakal calon wakil bupati Karawang mendampingi dengan Yessy Karya Lianti. Adly Fairuz ini juga cucu Wakil Presiden Maruf Amin.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan partai mengusung Adly Fairuz langsung menjadi calon wakil bupati meski baru masuk ke dunia politik berawal dari kepincut perannya di sinetron Cinta Fitri.
"Ketika nama Mas Adly Fairuz ini dibahas di dalam rapat DPP, ada yang menyampaikan bagaimana almarhum Presiden Habibie ternyata tertarik dengan sosok ini, pada saat itu menggemari filmnya Cinta Fitri, ini buat kami merupakan rekam jejak yang baik," kata Hasto dalam jumpa pers virtual, Jumat (28/8/2020).
Hasto juga menyebut Adly Fairuz memiliki kompetensi dan kemauan yang tinggi untuk belajar politik sehingga partai berani mendukungnya maju di Pilbup Karawang 2020.
"Dia sosok muda yang kami katakan bukan karena dia anak atau cucu siapa, kemudian kehilangan haknya untuk dicalonkan, yang penting adalah komitmennya, kesediaannya untuk mengikuti proses," ucapnya.
Adly Fairuz akan mendampingi Yessy Karya Lianti, seorang dokter yang juga merupakan kader baru PDI Perjuangan Yesi Karya Lianti, sebelumnya dia merupakan pengurus Partai Demokrat Karawang.
"Nah sahingga ketika duaduanya klop dan kemudian siap mengikuti sekolah partai ya kami dorong dengan sebaik-baiknya," imbuh Hasto.
Diketahui, PDIP mengumumkan 4 pasangan calon gubernur-wakil gubernur dan 58 calon wali kota/bupati PDIP pada pengumuman gelombang IV hari ini.
Selain Yessy-Adly Fairuz, Bupati Klaten Sri Mulyani juga akan kembali maju demi periode keduanya di Pilkada 2020, dia akan berpasangan dengan Yoga Hardaya.
Baca Juga: Bantu UMKM, Adly Fairuz Sampai Lakukan Hal Ini
Sementara empat pasangan gubernur-wakil gubernur yang diumumkan termasuk untuk Provinsi Jambi, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Kalimantan Utara, dan Provinsi Sulawesi Tengah.
PDIP juga sudah mengumumkan Gelombang I pada 19 Februari, lalu Gelombang II pada 17 Juli, dan Gelombang III pada 11 Agustus 2020 lalu.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Penipuan Masuk Akpol, Adly Fairuz Diperiksa Polisi dan Muncul Bukti Percakapan
-
Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad
-
Digugat Rp5 Miliar Terkait Jasa Pelolosan Akpol, Adly Fairuz Bantah Pernah Menipu
-
Adly Fairuz Terseret Dugaan Penipuan Akpol Rp3,65 Miliar, Begini Kronologinya
-
Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal, Tipu Korban Rp3,6 Miliar Modus Lolos Akpol
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar