SuaraJabar.id - Tim gabungan dari satuan polisi pamong praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan Gugus Tugas Cirebon gelar razia di sejumlah tempat hiburan malam, Sabtu malam (12/9).
Dari razia itu diketahui, masih ada pengunjung yang tidak menggunakan masker karena alasan lupa.
Setelah terjaring razia, satu persatu mereka didata dan menjalani rapid test guna mengecek penularan Covid-19 di tempat hiburan malam.
"Razia dan rapid test mendadak ini, kami lakukan guna menyisir orang tanpa gejala. Tim gabungan melibatkan Gugus Tugas Covid-19, melakukan rapid test untuk mengetahui kesehatan pemandu lagu," kata Dadang Priono, selaku Kasi Kerjasama Bidang Satpol PP Kabupaten Cirebon. Sabtu (12/09/2020) malam dini hari.
Selain mendata dan menjalani rapid test, pemandu lagu juga diberikan penjelasan terkait penerapan protokol kesehatan saat berada di dalam ruang karoke.
"Kegiatan ini dilaksanakan bukan saja kepada para pemandu lagu atau pengunjung yang tidak menggunakan masker. Kami juga beri teguran pengelola usaha yang tidak didapati sarana protokol kesehatan," ujar ia.
Ia menyayangkan, angka pasien terkonfirmasi Virus Corona Disease (Covid 19) di wilayah Cirebon, akibat dari masih ada warga yang mengabaikan protokol kesehatan.
"Alasannya sama, karena lupa dan ketinggalan. Mereka belum sadar pentingnya menggunakan masker agar terhindar dari serangan Covid-19, " terangnya.
Kontributor : Abdul Rohman
Baca Juga: 12 ASN Kabupaten Cirebon Positif Covid-19, Mayoritas Tenaga Kesehatan
Tag
Berita Terkait
-
Protokol Kesehatan Diperketat, Bed Isolasi di Jateng Baru 40,5 % Terpakai
-
Awas! Melawan Petugas Protokol Kesehatan Bisa Ditangkap dan Dipidana
-
Tak Ada Jaga Jarak, Tengku Zul Protes Maskapai Langgar Protokol Kesehatan
-
Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Kantin di Polrestabes Surabaya Ditutup
-
Berlatih Skateboard dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas