"Lampu stadion standar FIFA itu 2.500 lux, sedangkan di SJH ini baru 2.000 lux. Tambahan fasilitas audio sistem juga dibutuhkan," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu dilansir Antara, Rabu (23/9/2020).
Sementara sisanya, dianggap sebagai perbaikan minor. Artinya, fasilitas pendukung hanya tinggal dilakukan perbaikan-perbaikan seperti penggantian kursi yang rusak, pengecatan, area taman, hingga area lainnya.
Di sisi akses, Stadion Si Jalak Harupat dianggap sudah memadai dengan hadirnya tol Soroja (Soreang-Pasirkoja). Awalnya, akses menuju stadion sangat sempit hanya bisa dilewati dua kendaran saja. Kini adanya tol Soroja, bus bisa langsung menuju pintu gerbang utama stadion tanpa harus berjibaku dengan kemacetan di jalan Kopo.
"Untuk rumput kita tinggal menjaga perawatannya, sebab dulu digunakan untuk Asian Games. Tak ada masalah untuk rumput yang notabene pengerjaannya lama," ujar kepala UPTD Stadion Si Jalak Harupat Raden Mulyana.
Proses Renovasi
Stadion Si Jalak Harupat tidak masuk dalam prioritas pembenahan dari pemerintah pusat. Adapun kewenangannya diserahkan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang ditunjuk sebagai subpanitia sesuai Instruksi Presiden nomor 8 tahun 2020.
Atas Inpres itu, Pemkab Bandung sudah menjajaki koordinasi dengan Pemprov Jabar soal anggaran yang diperlukan untuk melakukan penambahan dan perbaikan fasilitas. Sehingga belum diputuskan berapa nilai yang dibutuhkan.
"Untuk nilai masih tentatif yah besarannya, Pak Gubernur nanti yang memutuskan berdasarkan hasil koordinasi dengan kita sesuai rekomendasi PSSI dan FIFA," ujar Sekretaris Dispora Kabupaten Bandung, Irvan Ahmad.
Ia berharap anggaran bisa diputuskan dan turun dalam APBD perubahan, apabila harus menunggu dalam APBD murni maka persiapan akan semakin mepet dan menyulitkan dalam proses renovasi.
"Jadi setelah nanti anggaran diputuskan, maka kita akan langsung bergerak demi menyukseskan penyelenggaraan Piala Dunia," tandas Irvan.
Baca Juga: Waduh! Lapangan Piala Dunia di Solo Jadi Tempat Menjemur Batik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun