SuaraJabar.id - PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat (Jabar) menyatakan upaya pemulihan kelistrikan dan bantuan PLN Jabar ke lokasi tanah longsor di Kecamatan Leles Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih terhalang material tanah longsor dan cuaca buruk.
General Manajer PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Nugraha, mengatakan hingga pukul 08.12 WIB pihaknya sudah menyiapkan 12 tim.
Tim ini terdiri dari 57 orang dan 12 kendaraan operasional, dan dari 124 gardu yang terdampak baru 34 yang berhasil dioperasikan kembali karena masih terhalang tanag lgnsor dan hujan deras masih mengguyur lokasi.
Agung mengatakan ada 90 gardu yang masih belum di operasikan kembali namun tim PLN Jabar sudah siap siaga melakukan recovery ketika medan menuju lokasi sudah bisa dilewati.
"Karena untuk saat ini masih sulit, tertutup tanah longsor dan masih hujan terus, bahkan Tim YBM PLN, masih kesulitan mengantarkan Bantuan ke lokasi," kata Agung Nugraha, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (03/10/2020).
Pihaknya menyampaikan beberapa wilayah terdampak saat ini yang gardunya belum dioperasikan yakni Kecamatan Leles meliputi Sukasirna, Sukamulya, Purabaya, Sukajaya, Padangsari, Pusakasari.
Kemudian Kecamatan Karyamukti, Nagasari, Sinangsari, Kecamatan Agrabinta meliputi Neglasari, Bunisari, Mulyasari, Tanjungsari, Wanasari dan Kecamatan Sindangbarang meliputi Jatisari, Kertasari.
Banjir bandang menerjang lima desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan ketinggian air mencapai duameter atau setinggi atap rumah warga.
Total ada lima desa yang terkena banjir bandang di tiga kecamatan, di antaranya Desa Muara Cikadu Kecamatan Sindangbarang dan Desa Karangsari Agrabinta dan wilayah yang terdampak paling besar ada di Kampung Cibolang, Desa Pusakasari, Kecamatan Leles.
Baca Juga: Fenomena La Nina, BMKG: Siap-siap Banjir dan Tanah Longsor di Jateng
Banjir bandang terjadi pada Jumat (2/10) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Luapan air Sungai Cisokan akibat hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam menjadi penyebab banjir tersebut.
Berita Terkait
-
Fenomena La Nina, BMKG: Siap-siap Banjir dan Tanah Longsor di Jateng
-
Duh, Rumah Meli Nuryani Juara LIDA 2020 Tak Punya Kamar Mandi
-
Heboh Temuan Biji Plastik di Beras Bansos, Ini Kata Mensos
-
Sabet Tropi Liga Dangdut, Ini Rumah Meli Nuryani
-
Meli Nuryani Juarai Liga Dangdut Indosiar, Bupati Siap Bikin Sekolah Vokal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa