SuaraJabar.id - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengatakan pemerintah mendahulukan agenda politik seperti Pilkada serentak ketimbang event olahraga.
Hal itu kata Robert, tercermin dari informasi yang ia dapat. Menurut informasi itu, Liga 1 kemungkinan akan kembali bergulir setelah Pilkada serentak di Indonesia usai.
Menurutnya, alasan kenapa kepolisian tidak memberikan izin diduga karena akan terlebih dahulu fokus mengamankan Pilkada.
"Semua kabar yang kami terima, dan seperti yang sudah saya katakan, indikasi terkuat untuk saat ini adalah setelah Pilkada, polisi akan memberikan izin soal penyelenggaraan liga atau turnamen pada Januari, Februari dan mungkin juga hingga Maret," ucapnya melalui wawancara daring, Senin (19/10/2020).
Baca Juga: Ghea Youbi Ungkap Rasanya Dicium di Leher, Warganet Colek Gian Zola
Pelatih asal Belanda itupun mengatakan sudah seharusnya masalah pandemi virus Corona tidak menjadi batu sandungan bagi Liga 1. Pasalnya, berkaca dari kompetisi sepak bola di luar negeri, meski pandemi tapi liga kembali berjalan, dan syaratnya menerapkan protokol kesehatan.
"Ini adalah sesuatu yang harus bisa diterima untuk hidup bersama karena orang-orang juga saat ini masih belum tahu cara paling efektif dalam memerangi Covid," jelasnya.
Namun, khusus untuk Indonesia, Liga 1 tak jadi digelar karena alasan izin keamanan yang tak dikeluarkan kepolisian. Hal itu, kata dia, sesuatu yang tidak terjadi di luar negeri.
"Kegiatan olahraga di seluruh dunia sudah dilanjutkan, tapi di Indonesia ada kegiatan politik yang diutamakan. Meskipun PSSI dan LIB sudah menyetujui liga boleh dilanjutkan, pihak otoritas lain masih bisa membatalkannya," katanya.
"Kalian tidak akan melihat ini (masalah izin keamanan) di negara lain, ini berbeda. Jika liga berjalan, polisi yang harus mengikuti instruksi, tapi di sini berbeda. Itu yang saya katakan tadi, struktur politiknya berbeda dan kami harus menerimanya karena ini budaya di negara ini," tambah Robert Alberts.
Baca Juga: Berlatih Sejak Agustus, Osvaldo Haay: Persija Siap Arungi Kompetisi
Meski begitu, Robert Alberts enggan memikirkan opsi terburuk terkait kemungkinan Liga 1 2020, tidak akan dilanjut. Robert masih optimis kompetisi tertinggi di Indonesia itu akan tetap digelar.
Berita Terkait
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Anco Jansen Pernah Jadi Korban Kedzaliman Klub Liga 1, Kini Dia Menghina Indonesia
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Prestasi Anco Jansen Selama di Liga 1 Indonesia, Eks PSM Makassar yang Sangat Menghina Indonesia
-
Anco Jansen: Indonesia Negara Sangat Miskin
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar
-
Menjelang Lebaran, Wamen BUMN Pastikan Kesiapan Stok Uang