SuaraJabar.id - Liburan seakan menjadi kebutuhan utama bagi beberapa orang apalagi saat liburan panjang seperti sekarang ini. Ya, melancong ke destinasi wisata tak sekadar mengisi waktu senggang, tapi juga melepaskan rasa bosan dan penat setelah sibuk dengan rutinitas pekerjaan harian.
Namun dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, lokasi wisata menjadi lebih dipertimbangkan untuk menjaga dari paparan virus corona.
Tak hanya itu, liburan juga sebenarnya tak harus jauh dari rumah, tapi terpenting bisa menyegarkan pikiran juga mungkin tetap bersama keluarga atau kerabat dekat.
Tak perlu bingung menentukan destinasi yang tepat. Sekalipun Anda tinggal di kawasan Jabodetabek, ada beragam wisata alam yang masih bisa dikunjungi tanpa perlu waktu lama.
Dikutip dari rilis Tiket.com yang diterima suara.com, berikut 5 destinasi alam dekat Jabodetabek.
1. Pulau Tidung
Salah satu pantai di Kepulauan Seribu ini bisa disambangi dengan naik kapal kurang lebih 2 jam dari dermaga Kali Adem, Muara Angke, Jakarta.
Ikon terkenal di lokasi wisata itu merupakan Jembatan Cinta yang menjadi penghubung antara Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar.
Tidak sedikit yang menjadikan jembatan itu sebagai ajang adu adrenalin.
Baca Juga: Cerita di Balik Penamaan Makam Keramat Panjang di Pakuhaji Tangerang
Penggemar wisata bawah laut juga dapat memuaskan hasrat berpetualang dengan snorkeling atau mengendarai berbagai pilihan wahana air seperti banana boat atau donut boat.
2. Pulau Macan
Cukup dengan mengendarai speedboat selama kurang lebih 1 jam dari Marina Ancol, Anda akan tiba di Pulau Macan.
Pulau dengan konsep Kelola eco resort dapat dijadikan tempat relaksasi. Berbagai olahraga bahari seperti canoe, snorkeling, trekking, diving, dan windsurfing.
Selain itu, Pulau Macan merupakan titik sempurna untuk menyaksikan keindahan matahari terbenam.
3. Leuwi Hejo
Titik air terjun bebatuan alami yang diselimuti hijaunya dedaunan pohon rimbun tropis dengan suhu sejuk tentu tetap untuk menjadi tempat menyegarkan pikiran.
Namun Anda perlu sedikit mendaki untuk sampai ke Curug Leuwi Hejo, terdapat jalan setapak bebatuan dan jembatan bambu.
Berita Terkait
-
FOMO atau Tak Ada Waktu: Mengapa Tetap Liburan Meski Tahu Akan Berdesakan?
-
Menghindari 'Lautan Manusia': Strategi Liburan Lebaran Tanpa Emosi
-
Pengalaman Eksklusif: Harga dan Cara Ikut Tur Kuda Laut di Singapore Oceanarium
-
Instagramable Tapi Tak Nyaman: Sebuah Paradoks Liburan Era Digital
-
Jejak Yang Tertinggal: Sampah dan Harga Lingkungan dari Euforia Wisata
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hanya Jadi Objek Foto Tapi Tak Pernah Dibantu: Rumah Nyaris Roboh Dihuni Belasan Orang di Bandung
-
Malam Mencekam di Ciloa: Tembok Tebing Ambrol, Dua Motor Terkubur di Ruang Tamu Usai Longsor
-
Sedot Air Tanah Tapi 'Emoh' Urus Izin: Ratusan Pengusaha di Banjar Kini Berada di Ujung Tanduk
-
Aroma Tak Sedap di Balik MBG Sukabumi: Benarkah Ada Oknum Dewan Kuasai 5 SPPG?
-
ASN Ciamis Siap-Siap WFH atau Genjot Sepeda di Hari Jumat demi Hemat BBM