SuaraJabar.id - Ramai seruan boikot produk Prancis membuat Polda Jawa Barat waspada. Mereka akan mengantisipasi kemungkinan adanya aksi sweeping produk Prancis di wilayah hukum mereka.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, antisipasi dilakukan dengan melakukan pengawasan, serta memberi imbauan pada masyarakat.
"Misalnya, di Bandung produk dari Prancis yang dijual, tentunya kita melakukan pengawasan secara terbuka, tertutup, dengan patroli. Imbauan juga untuk masyarakat untuk tidak dilakukan sweeping," ujar Erdi, Jumat (6/11/2020).
Erdi menuturkan, lebih baik masyarakat menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penularan. Di masa pandemi seperti ini, setiap orang rawan terjangkit corona saat dalam kerumunan.
"Di situasi pandemi ini, yang kita harapkan supaya menjaga kesehatan saja dulu, fokuskan kita tentu untuk menyelesaikan pandemi sekarang ini yang dirasakan, fokus jaga kesehatan," tuturnya.
Sebelumnya, Polri mengingatkan aksi boikot jangan sampai melanggar hukum seperti melakukan sweeping. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, akan melakukan deteksi untuk menghindari adanya aksi sweeping yang dilakukan di media sosial.
"Tentunya terkait dengan ajakan boikot produk Prancis, itu yang menjadi bahan masukan kepolisian untuk melaksanakan langkah-langkah lebih lanjut. Jadi, pimpinan Polri telah memerintahkan jajaran khususnya jajaran Bareskrim deteksi dini aksi-aksi berkaitan dengan ajakan yang ada di medsos," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot