SuaraJabar.id - Pemerintah Kota (pemkot) Bandung mengancam akan mencabut izin pelaku usaha yang melanggar Perda mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan protokol kesehatan.
Tindakan tegas akan diambil pemkot mengingat penambahan kasus Covid-19 baru di Kota Bandung sudah cukup mengkhawatirkan.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah tempat usaha, seperti kafe dan restoran. Beberapa tempat usaha yang telah direlaksasi diminta untuk mematuhi protokol kesehatan dan kapasitas ruangan.
Selain itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah tempat usaha, seperti kafe dan restoran. Beberapa tempat usaha yang telah direlaksasi diminta untuk mematuhi protokol kesehatan dan kapasitas ruangan.
Jika pihak pengelola tidak disiplin maka pihaknya akan mencabut izin usaha. Selain itu, kemungkinan jam operasional akan dikurangi apabila kondisi semakin mengkhawatirkan.
"Kalau 50% ya 50% (kapasitas pengunjung). Jam 24.00 ya jam 24.00. Jangan lagi cari alasan lain, bahkan bisa saja kalau meningkat kita usulkan ke wali kota untuk mengurangi jam operasionalnya. Atau yang melanggar cabut lagi izin kegiatannya,” ungkapnya.
Saat ini sendiri, Pemkot Bandung telah menutup sejumlah ruang publik. Hal itu ditujukan untuk mencegah kerumunan orang.
"Pengawasan akan ditingkatkan, makanya ruang-ruang publik kita close lah, Alun-alun tidak diguanakn seperti Gasibu. Sudah berjalan. Saya lihat kemarin sudah ditutup. Taman tidak dulu digunakan,” tandas Ema.
Kontributor : Emi La Palau
Baca Juga: 2 Guru di Tangerang Positif Corona Usai Jenguk Pasien Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer