SuaraJabar.id - Dua artis cantik ditangkap polisi di sebuah hotel di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/11) malam.
Sebelum ST dan MA, beberapa artis pernah tersandung kasus hukum yang sama, yakni prostitusi online.
Juli 2020 lalu, publik dikejutkan dengan penangkapan artis FTV berinisial berinisial HH di sebuah kamar hotel di Kota Medan, Sumatera Utara. HH diduga terlibat dalam kasus prostitusi.
Polisi memberikan keterangan bahwa ada mucikari di Medan yang menawarkan jasa kencan semalam dengan artis ibu kota.
Sederet artis yang pernah tersandung kasus prostitusi di antaranya Vanessa Angel, Amel Alvi, Faye Nicole Jones, Anggita Sari, Hesti Klepek-Klepek.
Lalu berapa tarif layanan kencan semalam yang ditawarkan para pesohor itu?
Dikutif dari Suara.com, tarif kencan dengan artis ini bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Hasil penyidikan polisi dari kasus Hesti Klepek-Klepek misalnya, tarifnya mencapai Rp100 juta.
Pada kasus Vanessa Angel dan Avriellya Shaqila, polisi menyebut tarif kencan kedua artis itu Rp 80 juta dan Rp 25 juta untuk sekali kencan.
Sedangkan Amel Alvi yang ditangkap pada 2015 lalu, polisi menyebut tarifnya Rp80 juta.
Diberitakan sebelumnya, kasus prostitusi online kembali menjerat nama artis. Kali ini, dilaporkan ada dua artis perempuan ditangkap di sebuah hotel oleh Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok.
Kedua artis itu ditangkap di sebuah hotel di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/11) malam.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Paksi Eka Saputra membenarkan kabar penangkapan tersebut. Menurut dia, kedua artis tersebut diamankan bersama dua orang lainnya.
"Iya (artis) saat ini kami masih proses pendalaman. Nanti lebih jelasnya pada saat rilis," kata Paksi kepada wartawan, Kamis (25/11/2020).
Berdasar informasi yang dihimpun, kedua artis tersebut berinisial ST (27) dan MA (26). Sedangkan dua orang lainnya yang juga turut diamankan yakni seorang pria berinisial AR dan perempuan berinisial CS.
"Keduanya sudah kita bawa ke Polsek. Sabar yah, keduanya saat ini masih dalam pemeriksaan dan pendalaman petugas," ujar Paksi.
Berita Terkait
-
HP Disalahgunakan untuk Prostitusi Online, Tiara Aurellie Tuntut Keadilan
-
Terbongkar! Prostitusi Online WNA Uzbekistan di Jakbar, Pasang Tarif Fantastis Rp15 Juta
-
Kupang Diguncang Kasus Prostitusi Online Anak, Menteri PPPA Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Memilukan, PSK yang Dibunuh di Sidrap Ternyata Diantar Suami Temui Pelaku Pembunuhan
-
Sebelum Ditusuk, PSK di Sidrap Sempat Gigit Tangan Pelaku dan Teriak Minta Tolong
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
BRI Perluas Desa BRILiaN 2026, Incar Ribuan Peserta
-
Jejak Digital Ungkap Motif Cinta di Balik Pembunuhan Tragis Siswa SMP yang Dibuang di Kampung Gajah
-
Gelombang Dukungan untuk Gus Yaqut: Ansor Jabar Tegaskan Solidaritas Hadapi Kasus Kuota Haji
-
Dendam Berdarah di Kampung Gajah: Perpisahan Pertemanan Berujung Maut
-
Tragedi Kampung Gajah: Dua Remaja Pembunuh Pelajar SMP Ditangkap