SuaraJabar.id - Ditemukan fakta baru di balik kasus polisi Aiptu H yang bikin heboh karena mengancam akan memenggal kepala pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab melalui rekaman video yang beredar di media sosial. Ternyata polisi yang tugas di Pekalongan, Jawa Tengah itu mudah naik darah karena memiliki sifat tempramental.
Tak hanya itu, Aiptu H juga kerap tak masuk kerja alias membolos.
Fakta itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar F Sutisna.
Menurut Iskandar, kekinian pihaknya juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap psikologi Aiptu HS lantaran diketahui pula memiliki sifat tempramental.
"Termasuk pemeriksaan ahli psikologi karena yang bersangkutan jarang masuk dinas dan memiliki tempramen tinggi," kata Iskandar kepada Suara.com, Jumat (4/12/2020).
Selain itu Iskandar menyampaikan bahwa Bid Propam Polda Jawa Tengah juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Aiptu H. Bila hasil pemeriksaan tersebut menyatakan yang bersangkutan melanggar disiplin maka selanjutnya akan segera disidangkan.
"Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Pekalongan dan Propam Polda Jateng," katanya.
Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan seorang pria mengancam akan memenggal kepala Rizieq Shihab viral hingga menghebohkan jejaring media sosial. Belakangan, diketahui bahwa pria dalam video tersebut merupakan anggota Polres Pekalongan Kota berinisial Aiptu H.
Dalam video itu, Aiptu H mengancam Rizieq dan menyatakan tak gentar karena dirinya merasa sebagai anggota Polri
Baca Juga: Pendukung Nekat Kawal Rizieq saat Diperiksa Polda, Polisi: Kami Tangkap!
Akibat kejadian tersebut, Kasubbaghumas Polres Pekalongan Kota melalui akun instagram @humas_poldajateng menyampaikan permohonan maaf.
"MITRA POLRI...Telah beredar video tentang seseorang melakukan pengancaman. Kami atas nama Kepolisian Resor Pekalongan Kota menyampaikan bahwa yang ada di video tersebut adalah benar anggota Polres Pekalongan Kota. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya seperti yang tertulis pada unggahan itu.
"Saat ini yang bersangkutan sedang menjalankan pemeriksaan di Bidpropam Polda Jateng. Jika nanti terbukti yang bersangkutan melakukan pelanggaran, tentu akan mendapatkan tindakan tegas," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama