- Timnas Putri Indonesia menargetkan kemenangan melawan Kamboja pada Garuda Championship Series di Stadion Arcamanik, Selasa, 9 Juni 2026.
- Pelatih Satoru Mochizuki memastikan kondisi cuaca panas sore hari tidak akan menghambat kesiapan fisik para pemain Garuda Pertiwi.
- Tim pelatih telah mewaspadai pola permainan terorganisir dan ketajaman lini serang Kamboja berdasarkan hasil pantauan pertandingan sebelumnya.
SuaraJabar.id - Timnas Putri Indonesia menargetkan kemenangan saat menghadapi Kamboja pada Garuda Championship Series 2026 di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026).
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menegaskan kemenangan menjadi target yang wajib diraih pasukannya.
Lantaran, pada pertandingan Garuda Championship Series 2026 sebelumnya skuad Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Singapura dengan skor 0-2.
"Pertama-tama, pastinya kita pengen menang di pertandingan selanjutnya melawan Kamboja. Karena juga kami di pertandingan kemarin sempat mengalami kekalahan melawan Singapura," katanya, Senin (8/6/2026).
"Makanya kami ingin berjuang untuk para fans Indonesia supaya kami bisa menang di pertandingan besok," ucap Satoru Mochizuki menegaskan.
Berbeda dengan laga sebelumnya yang digelar malam hari, kick off pertandingan menghadapi Kamboja dijadwalkan akan berlangsung pada sore hari, yakni pukul 15.30 WIB.
Kondisi cuaca kemungkinan bakal lebih panas jika dibandingkan dengan malam hari, meski demikian Satoru Mochizuki memastikan hal itu tidak akan menjadi kendala.
Menurutnya, selama masa persiapan skuad Garuda Pertiwi sudah terbiasa berlatih pada pagi atau sore hari. Sehingga, pihaknya tidak mempermasalahkan waktu kick off.
"Jadi untuk cuaca panas pertandingan di jam 3 sore, itu kita sudah terbiasa dengan latihan pagi dan juga siang. Jadi harusnya kita sudah tidak ada isu terkait dengan masalah cuaca," ungkapnya.
Baca Juga: Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus
"Pemain diaspora yang join juga sudah seminggu di sini, dan juga harusnya sudah terbiasa dengan situasi dan cuaca yang ada," tegasnya.
Terkait kekuatan Kamboja, Satoru Mochizuki, mengaku sudah mempelajarinya apalagi sebelumnya ia memantau pertandingan mereka menghadapi Singapura.
"Jadi memang kemarin juga sudah datang untuk nonton game pertandingan Kamboja melawan Singapura. Pemain juga ada beberapa yang menonton," ucapnya.
"Jadi kita sambil menonton, tapi sebenarnya tidak ada analisa yang dilakukan secara spesifik. Tapi kita juga tetap memberikan hasil analisa yang sudah dilakukan staf," jelasnya.
Menurutnya, Kamboja merupakan salah satu tim kuat yang secara organisasi bermain solid, sehingga patut diwaspadai skuad Garuda Pertiwi pada pertandingan nanti.
"Tapi memang mereka melakukan sepak bola yang sangat bagus. Mereka bermain secara organisasi, main 11 orang, defense maupun offense, berani main ke depan juga ya," katanya.
Berita Terkait
-
Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus
-
Sistem Home - Away Baru Diterapkan, Empat Tim Raksasa Berebut Tiket Final IBL 2026
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
-
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ratusan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga
-
Ambil Wudhu Berujung Duka, Remaja 18 Tahun Tenggelam di Sungai Citarum
-
5 Fakta Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, BRI Kian Agresif Perluas Akses Keuangan Masyarakat