SuaraJabar.id - Tren editing foto dan video di media sosial terutama di Instagram seakan tidak ada hentinya. Pada tahun 2019, pengguna Instagram masih hanya menerapkan preset Lightroom ke feed mereka untuk mengedit foto.
Namun saat ini, filter yang berasal dari aplikasi Instagram hingga aplikasi editing foto dan video baru sudah tersedia dan semakin mempermudah penggunanya untuk melakukan pengeditan foto atau video.
OPPO, melalui keterangannya pada Kamis (24/12/2020), mengatakan bahwa pengguna Instagram rata-rata menghabiskan waktu hampir setengah jam untuk berfoto atau mengedit hasil foto setiap harinya dari ponsel, demi mendapatkan foto yang terlihat lebih menarik sehingga banyak mendatangkan "like".
Berikut adalah sejumlah tren pengeditan foto Instagram yang digemari anak muda di sepanjang tahun 2020.
Foto "No Edit"
Instagram dulunya menjadi tempat untuk mengunggah gambar-gambar penuh filter dengan hasil yang “sempurna”. Namun zaman tersebut sudah berakhir dan di tahun 2020 pengguna lebih menyukai foto yang terlihat seperti keadaan sebenarnya alias “no edit”.
Gambar dengan sedikit tekstur lebih menarik daripada potret yang diedit. Pengguna tidak perlu melakukan pengeditan ekstrem pada foto, namun hanya cukup membersihkan bagian yang kotor pada foto.
Cara cepat untuk mendapatkan hasil foto “no edit” adalah memanfaatkan fitur AI Beautification. Fitur berbasis artificial intelligence ini bisa ditemui di perangkat seperti OPPO Reno4 F.
Fitur AI Beautification 2.0 memberikan fitur kecantikan khusus secara otomatis dengan mendeteksi riasan, menyesuaikan kecerahan dan kontras secara halus.
#ThrowbackMirrorSelfie
Situasi pandemi yang belum berakhir di sepanjang 2020 memaksa kita untuk banyak menghabiskan waktu di rumah.
Baca Juga: Akun Instagram Nikita Mirzani Hilang, Diblokir?
Swafoto (selfie) di depan cermin atau terkenal dengan mirror selfie yang simpel kembali naik daun karena hal tersebut.
Agar mirror selfie terlihat lebih unik, pengguna bisa memberikan tambahan filter yang sudah disediakan di Instagram. Cara lainnya dengan menggunakan Adobe Lightroom untuk menambahkan tekstur film.
Memaksimalkan Hasil Foto Makanan
Dulu, orang menyukai tampilan foto makanan di Instagram yang terlihat rapi dan halus.
Sekarang, estetika foto seperti itu terasa agak ketinggalan zaman. Sebaliknya, para pengguna Instagram mendambakan makanan yang terlihat cerah, jelas, namun tetap memiliki tekstur berantakan.
Alih-alih disajikan sempurna, potret makanan yang dinamis dan close-up kini malah yang menjadi perhatian. Alasannya, makanan di dalam foto seperti itu terlihat lebih menggiurkan untuk dimakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tembus Peringkat 42 Dunia, Ternyata Ini Rahasia IPB University Sapu Bersih Penghargaan Nasional
-
Berikut Sederet Capaian BRI & Kontribusi untuk Negeri di Sepanjang Tahun 2025
-
4 Surga Wisata Alam di Sukabumi untuk Liburan Keluarga Akhir Tahun yang Memukau
-
Siap-siap Ramadan! Masjid Raya di 40 Kecamatan Bogor Bakal Dirombak, Ini Bocoran Anggarannya
-
Bukan Soal Keamanan, Ini Alasan Menyentuh Kapolda Jabar Larang Petasan di Malam Pergantian Tahun