SuaraJabar.id - Bambang Pamungkas, Manajer Persija Jakarta, tak yakin Liga 1 bisa dilanjutkan pada Februari 2021. Lelaki yang akrab disapa Bepe itu menyebut peluang bergulirnya Liga 1 pada Februari tahun depan masih 50:50.
Bepe merasa tidak yakin karena situasi di Indonesia berbeda ketimbang negara-negara lainnya. Selain karena pandemi COVID-19 yang masih tinggi, kelanjutan kompetisi juga bergantung pada izin dari Kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, setelah ditangguhkan pada bulan Maret, awalnya Liga 1 dijadwalkan bergulir kembali pada Oktober 2020.
Namun, kepolisian tidak memberikan izin dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia serta adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember lalu.
Oleh sebab itu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memutuskan menunda kompetisi hingga Februari 2021. Namun, Bepe masih belum yakin kompetisi bisa terlaksana sesuai jadwal.
"Seperti yang Anda tahu, kompetisi masih tergantung pada kewenangan kepolisian untuk mengeluarkan surat tersebut," kata Bepe dikutip dari kanal YouTube Marc Klok.
"Jadi, saya yakin peluangnya masih 50:50 karena kita belum tahu apa yang akan terjadi pada Januari nanti soal COVID-19," tambah pemain yang sempat memperkuat Selangor FA itu.
"Ketika COVID-19 menurun, mungkin kita bisa mulai kembali kompetisi. Kalau masih ada, saya tidak tahu akan seperti apa kompetisi ini."
PT LIB dan PSSI saat ini tengah berupaya melobi kepolisian agar kompetisi bisa berjalan. PSSI dan PT LIB memastikan jika kompetisi akan digulirkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Lakoni 5 Uji Coba di Spanyol, Ini Pesan Ketum PSSI
Salah satunya adalah tanpa kehadiran penonton. Selain itu, seluruh pihak yang terlibat di dalam pertandingan diwajibkan menjalani swab test.
Berita Terkait
-
Chemistry Timnas Indonesia U-17 Belum Matang, Butuh Jam Terbang Lagi?
-
Futsal Indonesia di Bawah PSSI, Arya Sinulingga: Pembiayaan Kami Tanggung
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Jadwal KRL Terakhir Malam Ini 10 Februari 2026 Jakarta-Depok-Bogor
-
Perumda BPR Cirebon Dicabut Izin, Kejari Pastikan Kasus Korupsi Tetap Jalan: Tunggu Audit BPK
-
Fenomena Negara Suap Negara, KPK Bongkar Kongkalikong PN Depok dan Anak Usaha Kemenkeu
-
Izin Usaha Perumda BPR Bank Cirebon Dicabut OJK: LPS Siap Lakukan Likuidasi
-
Program 3 Juta Rumah Digenjot, BRI Jadi Penopang Utama Kredit Perumahan Nasional