SuaraJabar.id - Polda Jawa Barat hari ini, Rabu (30/12/2020) memanggil enam perempuan yang berprofesi sebagai artis, selebram dan pramugari terkait kasus prostitusi yang melibatkan artis dan selebgram berinisial TA.
Mereka masing-masing berinisial SAS, kemudian SC, DL, MC, A, dan V.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago mengatakan, enam perempuan tersebut pernah berhubungan dengan mucikari yang menaungi artis TA diminta untuk memberikan keterangan pukul 10.00 WIB.
"Memang dijadwalkan diminta keterangan hari ini tanggal 30, beberapa artis, selebriti, pramugari dan pegawai swasta. Namun, sampai saat ini kami masih menunggu. Pemanggilan jam 10," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago, saat ditemui di Mapolda, Rabu (30/12/2020).
Namun menurut Erdi, hingga saat ini belum ada yang mengkonfirmasi untuk hadir dalam pemeriksaan. Jika hari ini mereka tak datang, Erdi mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan ulang.
"Kalau tidak hadir hari ini, kami akan panggil lagi. Sesuai aturan panggil kedua kali, ditanya alasannya, kalau (alasaannya masuk akal, Red) ya kita panggil lagi," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, enam orang yang bakalan diperiksa dalam kasus prostitusi yang melibatkan artis TA. TA yang ditangkap di salah satu hotel di Kota Bandung Kamis (17/12/2020) lalu telah dipulangkan dan hanya berstatus sebagai saksi.
Polisi menetapkan tiga orang mucikari RJ (44), AH (40), dan MR (34). Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Enam orang yang akan diminta keterangan. Ini ada model, artis, pramugari dan pegawai bank," kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, saat ditemui di Mapolda Jabar, Rabu (23/12/2020).
Baca Juga: Polisi akan Panggil Artis Mantan Anak Asuh Mucikari Selebgram TA
Adapun pemanggilan terhadap mereka didasari hasil pengembangan pemeriksaan. Namun belum dapat dipastikan apakah keenamnya sudah menjadi anak asuh tiga mucikari yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dari hasil pemeriksaan belum final, jadi masih didalami karena kita melihat data-data itu dan bukti yang dimiliki oleh penyidik," katanya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki
-
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah
-
Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok