SuaraJabar.id - Gunung Tangkuban Parahu yang terletak di utara Kota Bandung dapat dijadikan pilihan berwisata di akhir pekan pertama tahun 2021 ini.
Aplagi saat ini, guyuran air hujan membuat dasar Kawah Ratu di Gunung Tangkuban Parahu terlihat jauh lebih eksotis.
Dasar kawah berupa kolam belerang menjadi tampak eksotis berukuran lebih besar dari biasanya berwarna hijau tosca dibalut kabut nan indah menawan.
Angga (32), wisatawan asal Bogor mengaku kunjungannya kali ini ke Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu disuguhkan pemandangan berbeda menyaksikan fenomena alam ini.
"Sekarang yang kedua kalinya datang ke sini, waktu musim kemarau danau kawahnya kecil. Kalau sekarang terlihat lebih besar berwarna putih hijau tosca," katanya saat ditanya Ayobandung.com-jejaring Suara.com, Jumat (1/1/2021).
Menurutnya, keindahan danau kawah ini semakin menarik saat gulungan kabut dari puncak gunung turun ke dasar kawah. Hamparan hijau dan dinginnya suhu di sekitar kawah menambah eksotisnya gunung yang identik dengan cerita rakyat sunda Sangkuriang.
"Eksotis sekali jarang mendapat momen seperti ini, hawanya juga dingin tapi menyegarkan," katanya.
Direktur Operasional PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu Ruslan mengatakan, kawah ratu menjadi lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan selain kawah domas dan terminal jayagiri.
Lebih besarnya danau di dasar kawah ratu karena curah hujan tinggi akhir-akhir ini, genangan dasar kawah menjadi lebih besar bercampur belerang.
Baca Juga: Sejumlah Jalan di Kota Bandung Mulai Ditutup Jelang Malam Tahun Baru
"Hal seperti alami terjadi karena kami tidak pernah melakukan intervensi pada ekosistem alam di TWA Tangkuban Parahu," ucapnya.
Ruslan menilai, pada libur akhir tahun berbarengan dengan pandemi Covid-19 ini terjadi peningkatan angka kunjungan meski tidak sebanyak saat normal. Pengelola juga menerapkan protokol kesehatan ketat dengan melarang pengunjung tanpa masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa