SuaraJabar.id - Warga Karangtengah, Kabupaten Cianjur tak menyangka remaja ditempat tinggalnya terseret kasus video parodi Lagu Indonesia Raya.
Terduga pelaku dikenal sebagai sosok tertutup dan jarang bersosialiasi di lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, dia diketahui sebagai anak yang dinilai cerdas.
"Sangat jarang keluar rumah, tak banyak masyarakat sekitar yang mengetahui atau mengenal sosok dari terduga pelaku itu. Tapi memang, kalau informasinya, itu anak yang cerdas," kata Agung Mulyadi, salah seorang aparat Desa Hegarmanah, dilansir dari sukabumiupdate.com, Sabtu (2/1/2021).
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Anton, mengungkapkan, kasus yang menimpa MDF langsung ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri.
Jajaran Polres Cianjur, jelas Anton, hanya mendampingi tim dari Bareskrim saat proses penangkapan terduga pelaku yang berada di wilayah hukum Cianjur.
"Pelaku sudah dibawa ke Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. Pelaku masih duduk di bangku kelas III SMP," jelas Anton.
Saat proses penangkapan terduga pelaku, kata Anton, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk membuat atau menyebarluaskan Video Parodi Lagu Indonesia Raya.
Pelaku terancam melanggar UU ITE karena telah melakukan dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan, dan/atau mengubah lagu kebangsaan, dengan nada, irama, kata- kata, dan gubahan lain dengan maksud untuk menghina atau merendahkan kehormatan lagu kebangsaan.
Baca Juga: Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Seorang Remaja 16 Tahun
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Tak Dibuang Tapi Dibantu, Igor Tolic Buka Suara Keputusan Lepas Ramon Tanque