SuaraJabar.id - Sebuah video yang merekam peristiwa angin puting beliung di langit Kota Cirebon beredar di jejaring sosial media dan grup percakapan WhatsApp.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat pusaran angin puting beliung di tengah langit yang diselubungi awan gelap.
Dalam keterangan, video itu direkam warga di Desa Selangit dan Desa Grogol, Kecamatan Kapetakan.
"Awas siaga satu, waspada Cirebon ada angin puting beliung lagi," teriak seorang dalam video tersebut.
Menanggapi video itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan membenarkan jika video tersebut beredar luas disejumlah medsos Facebook dan group BPBD Kabupaten Cirebon.
“Benar, kami liat videonya dari group BPBD, kiriman salah seorang anggota," katanya, Senin (4/1/2021).
Untuk lebih jelasnya, lanjut Alex, pihaknya langsung memerintahkan petugas BPBD untuk melakukan pengecekan terkait angin puting beliung tersebut dan memastikan kondisi pemukiman di Desa Panguragan dan Desa Lemahtamba.
"Sudah dicek oleh petugas, kondisinya aman, dan tidak ada kerusakan rumah," katanya.
Ia mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon untuk tenang dan tetap waspada. Jika mengetahui adanya pusaran angin puting beliung segera menyelamatkan diri dan melaporkannya ke aparat desa terdekat.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Naik, Ketua KPAID Kabupaten Cirebon Diminta Mundur
"Kami himbau masyarakat, untuk tetap tenang, jangan panik," katanya.
Terpisah, Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon, Fauzan mengaku saat ini kondisi di Desa Panguragan dan Desa Lemahtamba, Kecamatan Panguragan tengah turun hujan deras, dan tidak ada pemukiman warga yang rusak.
"Kondisinya sudah aman, mungkin angin puting beliung itu, tidak menerjang pemukiman warga, hanya berputar-putar di wilayah pesawahan milik warga," katanya saat dihubungi.
Kontributor : Abdul Rohman
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf
-
Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG
-
Gelisah di Balik Seragam ASN: DPRD Kota Banjar Pasang Badan Cegah Badai PHK PPPK di Tahun 2027
-
Badai PHK Setelah Lebaran: Saat Mesin Pabrik Berhenti dan Amarah Buruh Sukabumi Memuncak
-
Bersama Semangat Earth Hour, BRI Percepat Transformasi Berkelanjutan