Penunjukan Fletcher seakan melengkapi staf Solskjaer yang sebelumnya sudah ada Carrick dan Mike Phelan.
Menjadi bagian staf kepelatihan Manchester United, Fletcher akan bahu-membahu bersama mantan rekan setimnya, Michael Carrick, yang dulunya juga berposisi sebagai gelandang sentral.
"Saya pikir penting bagi kami untuk mengetahui apa yang sedang kami kerjakan dan kerjakan," lanjut Solskjaer.
"Banyak dari kami yang sukses di sini, kami telah memenangkan trofi, kami telah berada di sini selama bertahun-tahun dan kami tahu apa yang diperlukan untuk menjadi pemain dan pelatih Man United. Saya suka ide itu. Harus."
Baca Juga: Manchester United Vs Manchester City: Solskjaer Gundah Tanpa Edinson Cavani
"Kami juga memiliki pelatih di sini, dengan Richard [Hartis], Craig [Mawson], Martyn [Pert], Kieran [McKenna], mereka belum pernah bermain untuk Man United tetapi mereka memiliki keahlian dan atribut berbeda yang benar-benar membuat staf pelatih ini bekerja. "
"Mereka semua saling melengkapi dan itu adalah kata kuncinya: bahwa kami saling melengkapi dan menantang serta memajukan klub. Kami tahu nilai seperti apa yang kami inginkan. Dikatakan dalam kata United: kami adalah tim. Kami tetap bersama dan sangat menyenangkan datang dan melihat para pemain ini bekerja setiap hari. "
"Mereka membantu para pemain berkembang secara individu dan menghabiskan begitu banyak energi untuk mencoba meningkatkan tim juga. Ini adalah grup yang fantastis."
Loyalitas Fletcher memang tak perlu diragukan karena memiliki 'DNA' Manchester United. Mantan kapten Timnas Skotlandia itu memulai kariernya sebagai pesepakbola pada 2003, usai menyelesaikan pendidikannya di akademi Manchester United.
Fletcher lantas menjadi pemain penting di skuat Setan Merah di bawah kepelatihan Sir Alex Ferguson, dengan meraih berbagai gelar di kancah domestik maupun Eropa.
Baca Juga: Jelang Derby Manchester, Solskjaer Kasih Angin Segar Buat Donny van de Beek
Pria 36 tahun itu total mencatatkan lebih dari 340 penampilan untuk Manchester United, sebelum akhirnya hengkang ke West Bromwich Albion pada 2015 sebagai bagian dari revolusi Louis van Gaal kala itu, dan akhirnya menutup karier sebagai pemain bersama Stoke City pada 2019.
Berita Terkait
-
Dipermak Nottingham Forest, Statistik Ruben Amorim Bersama MU Memprihatinkan
-
Manchester United vs Manchester City, Erling Haaland Dipastikan Absen
-
Manchester United Dipermalukan Mantan, Ruben Amorim: Begitulah Sepak Bola
-
Anthony Elanga, Sang Mantan Hancurkan Manchester United
-
Manchester United Kalah Lagi! Nottingham Forest Beri Kejutan dengan Gol Cepat Anthony Elanga
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar