SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo mengumumkan 6 Menteri Baru Kabinet Indonesia Maju pada 22 Desember 2020 lalu. Satu nama membuat publik bertanya-tanya.
Sosok itu adalah Budi Gunadi Sadikin yang diangkat menjadi Menteri Kesehatan. Publik berspekulasi lantaran Budi tidak memiliki latar belakang pendidikan kedokteran.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemudian angkat bicara soal pandangan sinis dari publik yang menyebut dirinya bukan seorang dokter namun bisa menjadi Menkes.
Saat menjadi pembicara di acara Mata Najwa di Trans7 bertajuk 'Beres-Beres Kursi Menkes' yang tayang pada Rabu (6/1/2021) malam, Najwa Shihab menyampaikan pertanyaan dari publik mengenai latar belakang pendidikan Budi bukan dari dokter namun bisa menduduki jabatan Menkes.
"Pertanyaan dari Alliefridwan, bagaimana cara bapak menanggapi pandangan sinis yang dilontarkan publik karena tak memiliki background kedokteran maupun kesehatan masyarakat? Soalnya bapak kan lulusan fisika nuklir dan memimpin Kemenkes," tanya Najwa seperti dikutip Suara.com, Kamis (7/1/2021).
Mendapatkan jawaban seperti itu, Budi malah langsung balik bertanya kepada Najwa Shihab mengenai latar belakang pendidikannya.
"Mbak Nana lulusan Fikom UI tahun berapa?" tanya Budi.
"Saya Fakultas Hukum UI pak," jawab Najwa.
Budi terkejut saat mengetahui Najwa bukan seorang lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, namun ia bisa menjadi seorang pembawa acara yang hebat.
Baca Juga: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin : Saya Minta Tolong 2 Minggu
"Oh, lulusan Fakultas Hukum UI bisa jadi anchor yang hebat juga ya," ungkap Budi.
Najwa langsung teersenyum. Ia berbalik melontarkan pernyataan kepada Budi sebagai lulusan Fisika Nuklir Institur Teknologi Bandung (ITB) juga bisa menjadi Menkes yang hebat.
"Terima kasih, pak menteri. Jadi, artinya lulusan Fisika Nuklir ITB bisa jadi Menkes yang lebih hebat?" kata Najwa.
"Kesimpulan Mbak Nana lumayan bagus," jawab Budi.
Jawaban Budi tersebut langsung membuat Najwa Shihab tertawa keras. Najwa memuji kelihaian Budi dalam menjawab pertanyaannya.
"Hahaha itu cara jawabnya ya. Itu cara meninggikan diri tanpa terlihat sombong ya pak. Jadi Anda mau katakan, untuk yang meragukan Fisika Nuklir ITB memimpin mengenai Kemenkes itu pandangan kekhawatiran yang wajar atau seperti apa," tutur Najwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat
-
Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong
-
Nonton Pestapora 2026 Makin Praktis, Ada Cashback 20 Persen Pakai QRIS BRImo