SuaraJabar.id - Pemerintah kembali memberlakukan work from home (WFH) sebesar 75% dari jumlah pekerja di satu kantor pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Bali pada 11-25 Januari 2021 nanti.
Meski terdengar menyenangkan, work from home alias bekerja dari rumah, ternyata tidak mudah untuk dijalankan lho.
Terutama bagi sebagian orang yang mudah sekali terdistraksi, atau untuk para ibu-ibu yang di saat bersamaan harus mengawasi anak-anaknya yang belajar di rumah.
Iya, bagaimana mau produktif, kalau sebentar-sebentar pergi ke dapur untuk bikin cemilan, melirik acara bagus di televisi, atau mengecek notifikasi medsos di ponsel.
Belum lagi godaan tempat tidur dan bantal-bantal empuknya yang seolah memanggil.
Meski work from home memberi tantangan tersendiri, tetap ada caranya supaya produktivitas bisa tetap maksimal. Dan buat Anda yang termasuk ke dalam kelompok orang yang sulit menjalankan work from home dengan efektif, coba ikuti 5 tips yang dilansir dari laman NPR berikut:
1. Persiapkan Mindset 'Pergi Bekerja'
Meski bekerja di rumah, terapkanlah kebiasaan yang sama seperti halnya Anda akan pergi bekerja. Bangun pagi, mandi, sarapan, pakai baju yang rapi, dan baru mulai bekerja. Dengan begitu, tubuh dan pikiran akan terprogram secara otomatis bahwa ini adalah saatnya untuk bekerja.
2. Persiapkan Tempat Kerja
Beberapa orang mungkin bisa melakukan work from home dari atas kasurnya, sambil rebahan dan mendengarkan musik. Tapi kalau cara ini malah membuat Anda jadi suka ketiduran di 'jam kerja', berarti cara ini tidak cocok diterapkan.
Solusinya, coba persiapkan tempat kerja khusus selama work from home. Bisa saja hanya sekadar sebuah meja dan kursi yang ditempatkan di pojok ruangan yang tidak dilewati anggota keluarga.
3. Buat To-Do-List
Mungkin Anda merasa tidak perlu membuat daftar tugas seperti ini jika berada di kantor. Tapi, jika work from home membuat ritme kerja jadi kacau karena Anda mudah terdistraksi, berarti Anda perlu membuat to-do-list setiap pagi. Daftar ini akan menjadi pegangan supaya tenggat pekerjaan bisa tetap tercapai.
Baca Juga: Polresta Surakarta Siap Memback-up Pelaksanaan PSBB
4. Bergerak Setiap Setengah Jam
Tak usah terlalu kaku juga dengan menenggelamkan diri di depan laptop selama berjam-jam. Setiap setengah jam sekali, Anda bisa bangkit dari depan laptop dan pergi ke dapur, sekadar membuat es kopi susu, atau mengambil cemilan.
5. Tutup Laptop Saat Istirahat
Berlakukan jam istirahat yang sama seperti halnya di kantor. Ketika tiba waktunya makan siang, tutup laptop dan beristirahatlah. Anda bahkan bisa memanfaatkan waktu istirahat ini dengan tidur siang. Tapi, jangan lupa pasang alarm supaya nggak kebablasan, ya. [Suara.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar