"Meskipun ada beberapa pendapat yang menentang untuk menandatangani (kontrak) pemain Lionel Messi ketika menerima jumlah yang disepakati."
Orang yang paling vokal menentang kedatangan Messi ketika itu adalah Joan Laporta, yang saat itu menjabat sebagai presiden klub.
Ketika itu, Laporta dikabarkan tidak mau mengeluarkan uang yang cukup besar untuk memboyong anak berusia 12 tahun.
Namun, Rexach menentang dan bersikeras untuk memboyongnya. Tanpa lampu hijau dari Laporta, setelah Gaggioli memperingatkan adanya minat dari klub lain terhadap Messi.
Itulah alasan kenapa kontrak pertama Messi dengan Barcelona dituangkan di atas serbet sebuah kafetaria.
Gaggioli sendiri masih memiliki serbet bersejarah tersebut. Serbet itu disimpan dengan aman di bank Kredit Andorra.
Gaggioli sendiri saat ini masih menggeluti profesinya sebagai agen. Salah satu pemain yang ditanganinya saat ini adalah Marco Asensio.
Gaggioli telah menerima sejumlah tawaran besar untuk menjual dokumen tersebut, tetapi dia hanya akan mempertimbangkan untuk meminjamkannya ke museum FC Barcelona.
“Saya pikir itu harus ada, di tempat yang terhormat bersama Messi Ballon d'Or karena serbet itu mengubah sejarah kontemporer klub,” akunya kepada Infobae.
Baca Juga: Cedera, Messi Absen Perkuat Barcelona di Semifinal Piala Super Spanyol?
Berita Terkait
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum