SuaraJabar.id - Beberapa tempat wisata di Kabupaten Garut bakal lebih cantik saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali berakhir pada 25 Jabuari 2021 mendatang.
Ini karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan pengelola wisata memanfaatkan PPKM dengan mempercantik objek wisata agar lebih menarik saat dibuka kembali kawasan wisata.
"Sambil istirahat (ditutup) kami sekarang sedang merancang penataan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan , Minggu (17/1/2021).
Budi menuturkan, penerapan PPKM sampai 25 Januari 2021 menjadi kesempatan bagi pengelola wisata untuk membenahi tempat wisata agar lebih menarik.
Ia mencontohkan, tempat wisata yang dikelola pemerintah sedang dilakukan pembenahan di antaranya objek wisata Situ Cangkuang di Kecamatan Leles, kemudian Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Pantai Sayang Heulang di Kecamatan Pameungpeuk, dan seluruh desa wisata.
Direktur Utama Taman Wisata Air Sabda Alam Cipanas Garut Beni Hidayat menyatakan, pihaknya mengisi waktu selama PPKM dengan melakukan perbaikan area wisata agar lebih menarik dan nyaman.
"Iya, selama penutupan memanfaatkan waktu saja dengan memperbaiki fasilitas yang ada supaya pengunjung merasa lebih nyaman apabila nanti dibuka kembali," kata Beni.
Ia menuturkan kegiatan yang dilakukan pengelola wisata Sabda Alam yaitu membersihkan kolam renang, kemudian memperbaiki dinding batu koral kolam panjang, pengecatan menara anak di kolam renang, dan penataan area permainan lainnya.
Selain itu pemasangan bambu jembatan gantung, membersihkan kamar bilas, toilet di area taman air maupun hotel, dan terakhir memastikan semua area wisata dalam kondisi bersih dan menarik untuk dikunjungi wisatawan.
Baca Juga: Surat Anak SD ke Bupati Klaten Bikin Haru: Saya Sedih Ayah Tidak Bisa Kerja
"Tanggal 26 Januari 2021 bismillah taman air akan kembali dibuka dengan menyuguhkan fasilitas yang lebih baik, sehingga pengunjung akan merasa nyaman berada di Taman Air Sabda Alam," katanya.
Ia menyampaikan wisata Taman Air Sabda Alam Cipanas Garut siap mengikuti kebijakan pemerintah daerah dalam penerapan PPKM untuk kepentingan bersama dalam mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19.
Beni berharap pemerintah segera mempercepat pelaksanaan vaksinasi untuk memberikan rasa tenang terhadap masyarakat dan secepatnya perekonomian di Garut khususnya nasional kembali pulih.
"Selebihnya kami berharap pemerintah segera mempercepat proses vaksinasi agar semua tenang dan situasi segera pulih sehingga perekonomian kita juga kembali tumbuh dengan baik tanpa dibayangi kekhawatiran," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang