"Harusnya jangan begitu dong. Pemerintah juga harusnya memahami. Bapak dapat gaji, dapat tunjangan dari pemerintah. Saya apa?" tanya dia.
"Jawab dong!" teriaknya lagi.
Perempuan tersebut kembali menegaskan bahwa mereka akan menuruti perintah menutup warung setelah para pelanggannya selesai makan.
"Pak Maaf mau ditutup, abis ini ditutup. Masih banyak yang makan," kata perempuan itu.
Pria tadi kembali menyuarakan protesnya. Ia bahkan menyebut-nyebut nama Bupati Cianjur, Herman Suherman.
"Saya dapat apa dong kompensasinya kalau ditutup? Jawab dong! Pak Herman saya dukung, mana dia kebijakannya Pak Herman Suherman tu?" katanya.
Petugas kemudian berjalan menuju tempat para pelanggan yang seang makan. Namun pria bertopi tadi langsung mengejar para petugas dan mencegah mereka mengganggu para pelanggannya.
"Jangan ganggu customer saya Pak. Customer saya lagi makan!" teriaknya.
Video itu lantas menuai beragam reaksi dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa bahwa yang dilakukan pria memprotes kebijakan menutup warung itu adalah hal yang wajar.
Baca Juga: Tempat Wisata di Garut Bakal Lebih Cantik Usai PPKM Jawa-Bali
Simak videonya DI SINI.
"Jangan ganggu customer saya Pak! Customer saya lagi makan. Merinding gue bos, lu jadi panutan gue bro. Siapa yang setuju sikap si akang patut diapresiasi," tulis @Randi*****.
"Negara lain menjamin rakyatnya saat lockdown. Indonesia? Bansos aja belom merata malah dikorupsi," sindir @Aniip*****.
"Setuju! Pemerintah kalau mau nyuruh-nyuruh tutup usaha orang harus kasih kompensasi! Gue usaha sendiri kecil-kecil dan harus ditutup! Anda pikir saya makan angin!" protes @Oppa*****.
Berita Terkait
-
Nekat Langgar Ketentuan PPKM, Rumah Makan di Cirebon Disegel
-
Tempat Wisata di Garut Bakal Lebih Cantik Usai PPKM Jawa-Bali
-
Bontang Jadi Daerah Terbanyak Kasus Covid-19 di Kaltim pada Hari Minggu Ini
-
Efektivitas PPKM Balikpapan Mulai Terasa, Hari Minggu Tambah 94 Kasus Covid
-
Nekat Pesta Saat PPKM, Puluhan Remaja di Balikpapan Digelandang Petugas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai
-
Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I
-
Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari