SuaraJabar.id - Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani akan menggelar acara lamaran pada Minggu (24/1/2021) mendatang.
Tak seperti acara lamaran pada umumnya, lamaran tersebut digelar di kediaman Vicky Prasetyo, bukan di rumah calon mempelai perempuan.
Disinggung mengenai hal tersebut, lelaki yang beberapa kali pernah dipenjara itu menjawab ngawur. Dia membawa-bawa nama UNESCO, organisasi internasional di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Itu yang sampai saat ini masih dicetuskan UNESCO," kata Vicky Prasetyo ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2021).
Awalnya Vicky Prasetyo berencana menggelar lamaran di hotel atau tempat sejenisnya. Tapi hal itu urung dilakukan mengingat sampai sekarang masih ada penerapan
PSBB.
"Soalnya nanti kalau di luar kita nggak tahu bisa mengendalikan apa nggak," ujar Vikcy.
Vicky beralasan kalau gelar acara di rumah bisa dengan mudah dikontrol dan diterapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Kalau di rumah secukupnya aja yang penting hikmat, terlaksana dengan baik," kata Vicky Prasetyo.
Persiapan acara lamaran mereka sempat terhambat lantaran Kalina Oktarani jatuh sakit hingga jalani perawatan di rumah sakit. Sempat disebut positif Covid-19, mantan istri Deddy Corbuzier itu mengidap pneumonia.
Baca Juga: Puji Kalina Oktarani ke Vicky Prasetyo Jelang Nikah: Nyari Endorse Pinter
Vicky juga sempat dinyatakan positif Covid-19. Tapi tak sampai sehari, dia melakukan tes lagi dan hasilnya negatif.
Kabar rencana pernikahan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani cukup mengejutkan. Sebab mereka terbilang belum lama mengenal dan merajut kasih.
Pernikahan mereka rencananya digelar pada 21 Februai 2021. Jika terlaksana, ini bukan pernikahan pertama bagi Vicky dan Kalina.
Berita Terkait
-
Debat Panas di Rosi Soal Makar, Gaya Ngomong Ulta Levenia Disebut Mirip Vicky Prasetyo
-
Jadi Ketua DPRD Termuda Gowa, Kemampuan Bicara Fahmi Adam Bikin Geleng-Geleng
-
Aksi DPRD Sumsel Anggarkan Meja Biliar Rp486 Juta Tuai Kritik, Kalina Oktarani Ikutan Miris
-
Vicky Prasetyo Diduga Belum Kembalikan Modal Kampanye Rp700 Juta, Berujung Laporan ke Polisi
-
Vicky Prasetyo Ikut Komentari Kelakuan Insanul Fahmi: Cowok Kalau Nakal Jangan Cengeng!
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa