SuaraJabar.id - Seorang ibu-ibu ramai jadi pembicaraan warganet usai videonya mengasuh anak sambil main HP viral di sosial media.
Video tersebut menuai perdebatan warganet lantaran si pengunggah menceritakan detail kejadian yang ia alami kala bertemu ibu-ibu tersebut di meja kasir sebuah toko kue.
Si pengunggah video merasa kesal dengan tingkah ibu-ibu yang lebih sibuk memainkan HP-nya padahal sang anak tengah rewel.
"Kesel sampe ke tulang ekor, nggak ngerti lagi sama parenting orang Indo. Mending nggak usah punya anak kalau nggak siap," tulis pemilik akun TikTok @serat_ketjil.
Video itu sendiri sudah diunggah sejak Desember 2020 silam, tapi dibagikan ulang di media sosial Instagram hingga viral.
Pada video tersebut, pemilik akun @serat_ketjil menjelaskan bahwa dirinya sedang berkunjung ke bakery ketika antrean diserobot oleh ibu dua anak.
Selain menyerobot antrean, perempuan ini menulis bahwa ibu tersebut terlalu asyik main HP. Akibatnya, ia tidak memperhatikan kedua anaknya yang masih kecil.
"Sebenernya udah pengen negur gitu, cuma aku pikir kasihan dia bawa dua anak," ucapnya dalam video.
Perempuan ini juga menulis bahwa ia paham dengan ulah kedua anak yang masih kecil tersebut. Ia juga tidak marah saat salah satu anak mencoba mengambil jus dari rak display dan malah berakhir tumpah.
Baca Juga: Viral! Wanita Dikecam Warganet karena Mengerjai Balita yang Tertidur
Namun, respons ibu tersebut malah membuat perempuan ini kesal. Saat tahu anaknya memecahkan wadah jus, ibu ini malah membentak dan menarik anaknya yang masih kecil.
"Lucunya, dia nggak mau bersihin dan minta maaf sama sekali. Dia malah marah-marah sama anaknya dan narik-narik anaknya," imbuhnya.
"Udah gitu bukannya bantu ngelap atau apa, ibu ini malah main HP lagi dan sampai akhirnya transaksi selesai dia nggak minta maaf sama sekali," tambah @serat_ketjil di caption video.
Selain merasa kesal, perempuan ini juga kasihan dengan sang anak yang masih kecil karena dibentak dan tidak diperhatikan. Ia pun menyesalkan karena ibu itu tidak bisa memberi contoh yang baik.
Curhatan itu sendiri mendapat berbagai respons sejak diunggah. Meski begitu, mayoritas setuju dan mengkritik sikap ibu tersebut.
"Heran deh banyak banget ibu-ibu yang bilang 'kamu akan tahu rasanya suatu saat'. Mohon maaf nih, yang bilang jadi ortu gampang siapa? Justru harusnya sebelum punya anak pikir dulu."
Berita Terkait
-
Viral Ibu-ibu Asyik Main HP, Sampai Menyerobot Antrean dan Marahi Anak
-
Viral! Wanita Dikecam Warganet karena Mengerjai Balita yang Tertidur
-
Viral Video PKL Protes Sampai Adu Mulut Gegara Kebijakan Jam Malam
-
Ibu-ibu Ngumpet di Balik Terpal, Tertawa Ketahuan Penagih Utang
-
Kocak! Didatangi Penagih Hutang, Ibu Ini Malah Bersembunyi di Balik Terpal!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar
-
6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes