- Asep Komara ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di samping warungnya pada Jumat pagi.
- Istri korban menemukan jasad suaminya sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak mengantarkan anak mereka bersekolah.
- Polisi memasang garis polisi dan menerjunkan Tim Inafis untuk menyelidiki penyebab kematian korban di lokasi kejadian.
SuaraJabar.id - Seorang pria bernama Asep Komara ditemukan meninggal dunia di samping warung milik istrinya di lingkungan Cikadu, Blok Ciaren, RT 29 RW 13, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026) pagi.
Korban ditemukan dengan sejumlah luka yang diduga akibat benda tajam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak mengantarkan anaknya ke sekolah.
Sebelum berangkat, ia sempat mendatangi warung miliknya dan menemukan korban sudah tergeletak di samping bangunan.
"Istrinya mau mengantar anaknya sekolah. Saat melihat ke warung, ternyata suaminya sudah terkapar di pinggir warung," ujar Ketua RT setempat, Nana Gunawan melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com.
Melihat kondisi suaminya yang bersimbah darah, istri korban berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga yang kemudian mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian itu kepada pengurus lingkungan serta pihak kepolisian.
Menurut Nana, pada tubuh korban ditemukan luka yang diduga akibat tusukan senjata tajam.
"Kondisinya ada luka penusukan benda tajam, pisau atau sejenisnya. Terlihat sekitar dua titik luka di bagian perut," katanya.
Nana menuturkan, korban sehari-hari bekerja sebagai pengatur lalu lintas di sekitar lokasi dan merupakan warga setempat. Selama ini, korban dikenal tinggal bersama keluarganya di RT 29 RW 13.
Baca Juga: Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan
Hingga Jumat siang, polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan korban. Tim Identifikasi (Inafis) juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban, termasuk mendalami dugaan tindak pidana serta mencari pelaku apabila ditemukan unsur kriminal dalam peristiwa tersebut. Polisi juga belum menyampaikan keterangan resmi mengenai motif maupun kronologi pasti kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan
-
BRI Private dan Prioritas Perluas Privilege Nasabah Lewat Fasilitas Pendidikan di Sequoia School
-
Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi
-
Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi
-
Persib Ukir Sejarah di Australia