SuaraJabar.id - Seorang perempuan yang terekam kamera membuang satu tong berisi sampah di tepi laut belakangan dipanggil oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, setelah videonya viral.
Di hadapan wakil wali kota, emak-emak ini menangis dan minta maaf atas aksi nekatnya mengotori tepi Pantai Panjang. Rekaman perempuan ini bertemu dengan wakil wali kota pun jadi sorotan warganet.
Dalam pertemuan tersebut, Dedy Wahyudi meminta si ibu agar tak mengulangi aksinya tersebut. Pun memperingatkan bahwa ia bisa berurusan dengan hukum.
Hal itu diketahui dari akun @undercover.id, yang mengunggah video memperlihatkan sejumlah pihak dari pemerintahan kota, polisi dan tentara, serta keluarga dari pelaku pembuang sampah di laut. Mereka tampak tengah melakukan mediasi.
Baca Juga: Viral Emak-emak Pede Buang Sampah di Laut, Pas Ditegur Malah Lakukan Ini
Dedy Wahyudi juga memberitahukan bahwa perilaku ibu itu bisa dikenai hukuman, sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2011 Pemkot Bengkulu yang mengatur tentang pembuangan sampah. Bagi masyarakat Bengkulu yang terbukti membuang sampah di sembarang tempat akan dikenakan hukuman 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta.
Mengetahui hal itu, pelaku langsung menangis dan meminta keringanan hukuman itu. Sambil terisak, tampak pula pihak keluarga pelaku turut meminta agar pelaku tak dijerat hukuman pidana pada Dedy Wahyudi.
Melihat unggahan tersebut, sejumlah warganet tetap meminta pihak berwenang untuk menindaklanjuti aksi dari pelaku tersebut.
"Kasih efek jera dulu lah," ujar akun @anj***.
"Kemarin diingetin marah, sudah begini nangis," tutur akun @andik***.
Baca Juga: Usai Banjir di Banjarmasin, Sampah Bertambah Sekitar 25 Ton Per Hari
"Orang punya pantai dijaga buk, bukan dikotorin," imbuh akun @edoedo***.
Berita Terkait
-
Tiket Gratis Arus Balik Kapal Laut Masih Dibuka! Cek Kuota & Rute Favoritmu di Sini
-
Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru
-
CEK FAKTA: Pagar Laut dari Bambu Diganti Beton
-
Kasus Pagar Laut Dikembalikan ke Mabes Polri, Pakar Harapkan Aktor Kelas Kakap Ikut Dijerat Hukum
-
BRI Menanam Grow & Green, Ujung Tombak Pelestarian Ekosistem Laut di NTB
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar