SuaraJabar.id - Gegara mengikuti Google Maps, seorang sopir ambulans covid-19 di Depok tersesat. Parahnya, ia sampai tiga kali nyasar akibat mengikuti rute dari peta online tersebut.
Foto ambulans covid-19 nyasar itu pun viral di sosial media dan mendapat perhatian warganet.
Disebutkan bahwa sang sopir mulanya hendak menuju TPU Bedahan, Sawahan, Depok, namun Google Maps justru membawanya ke daerah lain yang memiliki nama yang sama.
Akun Instagram @ndorobeii mengunggah sebuah video yang memperlihatkan beberapa warga perumahan dikejutkan dengan kedatangan ambulans tersebut. Mereka tampak sedang menjelaskan lokasi yang dituju oleh supir ambulans.
Dalam kolom keterangan unggahan akun @ndorobeii, dijelaskan bahwa ambulans telah tersesat sebanyak tiga kali.
Oleh Aplikasi Google Maps, ambulans tersebut selalu diarahkan menuju ke Jl. Bedahan Cilodong.
"Ambulans Covid-19 nyasar gara-gara ikut maps. Niat mau ke TPU Bedahan Sawangan malah ke Jl. Bedahan Cilodong," tulis akun @ndorobeii.
"Kata petugasnya dia mau ke Bedahan Sawangan Depok. Dia ngikutin Google Maps diarahin ke Bedahan Cilodong. SUdah ke 3x yg nyasar ke Bedahan Cilodong," lanjutnya.
Melihat video tersebut, para warganet memberikan beragam komentar. Mereka menyebut bahwa petugas ambulans perlu didampingi oleh penunjuk arah yang handal. Ada juga yang bercerita tentang pengalaman buruk saat menggunakan Google Maps.
Baca Juga: Ambulans Jenazah COVID-19 Depok Nyasar ke Rumah Warga Ikuti Google Maps
"Perlu navigator handal, crew mugiwara," tulis warganet dengan akun @raffi_kuc***.
"Kasihan udah 3 kali nyasar, inget zaman aku travelling dulu ngikutin google maps malah dibawa ke dalam hutan-hutan nggak jelas. Untung nanya-nanya ke warga jadi bisa langsung ketemu arah tujuan, jadi lebih baik bertanya dulu daripada langsung ngikutin google," tulis warganet dengan akun @mhu.salam***.
"Lah petugas ambulansnya buta Depok sama sekali apa gimana??? Itu ambulans dari rumah sakit mana???" tulis warganet dengan akun @sudiyawanpri***.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Berpatokan pada Waze, Seorang Wanita di Malaysia Sangkal Langgar Aturan
-
Gegara Google Maps, Ambulans Covid Mau ke TPU Malah Nyasar Sampai Tiga Kali
-
Ambulans Jenazah COVID-19 Depok Nyasar ke Rumah Warga Ikuti Google Maps
-
Terciduk! Mobil Google Maps Nyasar di Jalan Buntu, Warganet Bertanya-tanya
-
Cara Menghapus Tanda di Google Maps
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun
-
Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya
-
Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat
-
Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing
-
BRILink Agen Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Masuk Kategori Jawara dan Juragan