Ia lantas mencari tahu soal transaksi nyasar tersebut di internet. Ia mendapat kesimpulan bahwa saldo nyasar tersebut bisa saja terjadi dan akan ditindaklanjuti bank sesegera mungkin.
Selain itu, saldo akibat transaksi nyasar juga tidak bisa ditarik tunai.
Ia pun memutuskan untuk membiarkan saldo Rp 60 juta itu di rekeningnya. Meski setiap hari ia selalu mengecek saldo di M-banking dan tak ada yang berubah dari saldonya.
"Pokoknya saya ngarep banget itu duit jadi punya saya," ungkapnya.
Setelah sebulan lebih ia membiarkan tabungannya dan tak ada yang berubah. Ia akhirnya mencoba untuk menarik uang tersebut. Ternyata bisa.
Ia menarik uang senilai Rp 1 juta dan mencoba mengirimkannya ke nomor rekening yang mengirim uang tersebut.
"Kata pihak bank, nomor rekening pengirim saya itu udah ditutup dan bank enggak bisa ngasih tahu nama pengirimnya," tulis dia.
Kontan, kabar itu membuatnya senang sekaligus bingung.
"Saya senang tapi takut juga mau nariknya. Akhirnya saya biarin aja uang itu sampai 11 bulan," katanya.
Baca Juga: Pilu! Curhat Penyintas Covid-19, Berburu Rumah Sakit Pakai Tabung Oksigen
Setahun kemudian, ia pun menceritakan kejadian tersebut kepada sang ayah. Ayahnya berkata bahwa kemungkinan uang tersebut tidak akan ditarik oleh bank karena rekening pengirimnya sudah tutup.
Akhirnya, ia pun mengirim uang tersebut ke rekening dia yang lain dan mengirim kepada ayahnya sebesar Rp 20 juta untuk disumbang ke masjid.
"3 jutanya saya beliin HP. Sisanya masih saya tabung sampai sekarang," tutupnya masih tak percaya ada rezeki nomplok yang membuatnya bingung selama setahun.
Cerita itu kontan membuat warganet merasa iri. Beragam reaksi pun dilontarkan lewat kolom komentar.
"Pasti dia secara ga sadar pernah nolongin orang yang saat itu benar-benar lagi butuh pertolongan meski cuma seribu rupiah," komentar @adewidyans.
"Kalo yang aku pahami dari sini kayaknya dari temennya itu deh yang minta tolong bayar UKT, mau balas budi tapi secara diam-diam, mungkin tajir melintir," tebak @faridaummah96.
Berita Terkait
-
Curhat Viral, Wanita Karier Diminta Resign Agar Tak Ada Pria Pengangguran
-
Nyaris Cancel Orderan Cewek Cantik, Ojol Ini Malah Kejatuhan Rezeki Nomplok
-
Niat Cari Simpati Usai Belanja, Wanita Ini Malah Dibully Publik
-
Isu Mau Menikah, Lesti Kejora Sering Curhat ke Rossa
-
Pilu! Curhat Penyintas Covid-19, Berburu Rumah Sakit Pakai Tabung Oksigen
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan