Sementata itu sesuai arahan Ashwin tim JARALABA yang lain yakni Arga dan Rubi bertugas untuk mengamankan korban dan keluarganya. Mereka berdua selalu siaga selama 24 jam untuk melindungi keselamatan korban dan keluarganya.
Selama dievakuasi di hotel, Ashwin meminta korban dan dan keluargannya untuk benar-benar mematikan perangkat handphone mereka. Ini dilakukan agar posisi mereka tidak terlacak.
Selain itu, ada banyak pesan dan panggilan suara berisi ancaman pada korban dan kedua orang tuanya.
Kemudian pada Senin (25/1/2021) pekan lalu, korban bersama keluarganya didampingi kuasa hukum mereka dari IFLC melaporkan kasus ini ke Polres Cimahi.
Berkat inisiatif Ashwin beserta JARALABA menggedor lembaga pemerintah terkait perlindungan anak, perlindungan korban dan keluarganya pun diambil alih oleh DP3AKB Pemprov Jabar.
"Tapi ini belum selesai. Kami masih terus mengawal hingga semuanya beres," kata Ashwin.
Ditanya apakah ia tidak takut terlibat dalam upaya advokasi korban menggingat banyaknya ancaman dari keluarga besar terduga pelaku, Ashwin menjawab dengan santai.
"Ini bukan persoalan takut atau tidak, ini adalah kewajiban setiap manusia sebagai mahluk sosial, saya pribadi sebagai bagian dari masyarakat sipil di Jabar merasa berkewajiban membantu permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat karena ada mandat kolaborasi di cita-cita Pemprov Jabar saat ini. Kalau risiko mah ya itu konsekuensi setiap perbuatan baik atau buruk," katanya.
Baca Juga: Dikritik Presiden PPKM tidak Efektif, Pemkot Bandung akan Lakukan Ini
Berita Terkait
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
Diperkosa Saat Bekerja di Kebun Sawit, Buruh Tuli Justru Di-PHK dan Pelaku Belum Ditangkap
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Siapa Pemilik Asli Rumah Mewah Parahyangan Golf? Petugas Keamanan Bongkar Fakta Mengejutkan
-
Program AURA BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing Kelompok Wanita di Bogor
-
Cegah Kelumpuhan Permanen, Metode Intervensi Vaskular Jadi Titik Terang Pengobatan Stroke
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dengan Penawaran Kredit Kendaraan Berbunga 1,80%
-
Tujuh Koper Isi Tumpukan Emas Hingga Foto Disita dari Rumah Mewah di Sentul Bogor