Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 02 Februari 2021 | 14:04 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. Di China, polisi menangkap jaringan pemalsu vaksin dan menyita 3.000 dosis vaksin Covid-19 palsu. [Istimewa]

SuaraJabar.id - Tingginya kebutuhan akan vaksin Covid-19 dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baru-baru ini, praktik pemalsuan vaksin Covid-19 dibongkar. Polisi China menyita lebih dari 3.000 dosis vaksin palsu dan menangkap lebih dari 80 orang yang terlibat dalam bisnis ini.

Dilansir Antara, para tersangka telah melakukan penipuan dengan menjual vaksin palsu setidaknya sejak September tahun lalu.

Disebutkan juga bahwa semua sediaan vaksin palsu tersebut telah dilacak.

Vaksin palsu itu dibuat dengan menyuntikkan larutan atau infus garam ke dalam jarum suntik.

Para tersangka mungkin bermaksud mengirim vaksin palsu itu ke luar negeri, kata surat kabar yang didukung pemerintah China -- Global Times, yang mengutip pernyataan dari narasumber yang dekat dengan produsen vaksin utama China.

Operasi pelacakan vaksin palsu tersebut dilakukan oleh polisi di banyak tempat, termasuk di Beijing, Shanghai dan provinsi timur Shandong, kata Xinhua.

Negara-negara di seluruh dunia telah meluncurkan program vaksin dengan harapan mengakhiri pandemi virus corona yang sudah berlangsung selama setahun.

Baca Juga: Waduh! Sistem Online Jadi Alasan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel Lelet

Load More