SuaraJabar.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan vaksinasi Covid-19 massal terhadap ribuan tenaga kesehatan (nakes) besok, Rabu (3/2/2021). Vaksinasi massal ini akan diikuti oleh 3.000 nakes.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, pihaknya mengubah metode pemberian vaksin yang tadinya dilakukan di Puskesmas dan rumah sakit menjadi di satu tempat.
Hal tersebut untuk mempercepat proses vaksinasi terhadap nakes sehingga pemberian vaksin kepada warga bisa segera dilakukan.
“Kemudian besok ada vaksin massal, kami mengubah metodenya dari puskesmas dan rumah sakit menjadi ke gedung pertemuan, jadi besok akan ada vaksinasi massal atau masif di Sabuga (Sasana Budaya Ganesha ITB),” ungkap Emil sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers daring, Selasa (2/2/2021).
“Forkopimda insya Allah hadir untuk memastikan vaksinasi harus sukses untuk nakes supaya nanti giliran rakyat yang lain pengalaman manajemen vaksinasi nakes bisa menjadi pengalaman yang berharga buat kita,” imbuhnya.
Ridwan Kamil mengatakan setiap nakes wajib menghadiri vaksinasi. Jika ada yang berhalangan maka akan dijadwalkan ulang. Dikecualikan bagi nakes yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
“Nakes wajib itu sebenarnya, jadi kalau kemarin dia tidak datang dia dipanggil ulang kecuali yang dua karena tensinya tidak memungkinkan di saat penyuntikan dites lagi dan ada yang komorbid,” ungkapnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi juru bicara Satgas Penangan Covid-19 Jabar, Daud Ahmad mengungkapkan bahwa proses vaksinasi massal akan dilakukan selama dua hari.
“Targetnya 2 hari, setiap harinya 1.500 nakes,” ungkapnya.
Baca Juga: Kemenkes: Vaksin Siap Pakai dan Bahan Baku Sinovac Berkualitas Sama
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar
-
Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar