SuaraJabar.id - Usai menjalani vaksinasi Covid-19, seorang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Garut mengalami kejang-kejang kemudian pingsan.
Nakes tersebut diduga mengalami kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Ia kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa ini dibenarkan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani. Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterimanya, baru satu nakes yang mengalami KIPI.
"Ada laporan ke saya baru satu. Menurut laporan yang saya terima itu sempat kejang, dan akhirnya pingsan. Sekarang masih dirawat di rumah sakit," kata dia saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).
Diduga kuat, kondisi nakes tersebut kelelahan saat menjalani vaksinasi. Sebab, nakes itu habis jaga malam di tempatnya bekerja saat vaksinasi.
Namun, ia menambahkan, tim masih mencari tahu penyebab pasti kejadian tersebut. Saat ini, nakes tersebut masih diobservasi oleh tim.
"Kita sampai saat ini belum ada kesimpulan. Karena kan harus ada pemeriksaan lengkap," kata Leli.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa kemungkinan penyebab KIPI terjadi. Salah satunya, penerima vaksin memiliki penyakit penyerta yang tak disadarinya.
"Bisa saja ada penyakit penyerta tapi dia tidak tahu, tapi kesimpulannya masih dicari," ujar dia.
Baca Juga: Videografis: Aturan Sebelum, Sesaat, dan Sesudah Vaksin
Menurut dia, presentase terjadinya KIPI saat pelaksaan vaksinasi itu adalah 2:10.000. Artinya, kemungkinan terjadi KIPI sangat kecil. Karena itu, proses skrining sebelum vaksinasi diperlukan agar tak terjadi KIPI.
Berita Terkait
-
Aksi Gadis Mabuk Ancam Golok ke Warga di Garut Bikin Resah hingga Ditangkap Polisi
-
Polisi Bongkar Peredaran Sabu Modus Permen Jeruk di Garut
-
Tak Sekadar Sertifikat, Brand Kuliner Asal Garut Jadikan Halal Integrity Fondasi Utama
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat