- Polresta Cirebon sedang menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual berulang oleh seorang pria terhadap anak tirinya di Cirebon.
- Korban berinisial SPM melaporkan perlakuan keji ayah tirinya yang telah berlangsung sejak ia masih duduk di bangku SMA.
- Kepolisian kini fokus mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi untuk memproses hukum pelaku demi memberikan keadilan bagi korban.
SuaraJabar.id - Tabir dugaan kekerasan seksual di dalam rumah tangga kembali tersingkap. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon kini tengah intensif menyelidiki kasus seorang pria yang diduga tega melakukan kekerasan seksual berulang terhadap anak tirinya sendiri. Kasus ini mencuat dan menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Korban, SPM, yang kini telah berusia dewasa, akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan penderitaan yang dialaminya secara resmi kepada pihak berwajib.
Kepala Satreskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan pihaknya telah bergerak cepat melakukan penyelidikan.
“Korban sudah membuat laporan. Saat ini dalam proses penyelidikan dan pendalaman keterangan dari sejumlah pihak,” kata Kompol Putu di Cirebon, Jumat.
Penderitaan Sejak Bangku SMA
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini menyimpan luka lama yang mendalam. Korban SPM diduga telah menjadi sasaran kekerasan seksual ayah tirinya sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Penderitaan itu diduga berlangsung bertahun-tahun di dalam rumah mereka sendiri.
Berbagai upaya telah dilakukan korban untuk menghindari predator di dalam rumahnya, mulai dari berusaha pindah tempat tinggal hingga mengunci kamar pribadinya. Namun, upaya-upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil; pelaku diduga terus menemukan cara untuk melampiaskan nafsu bejatnya.
Penyelidikan Menyeluruh
Kompol Putu menegaskan bahwa meskipun korban kini telah dewasa, proses hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur untuk mengungkap seluruh fakta.
Baca Juga: Tokoh Agama di Bekasi Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Angkat dan Keponakan
"Untuk korban, saat ini usianya sudah dewasa," ujarnya, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus ini akan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku bagi korban dewasa.
Saat ini, penyidik tengah fokus mengumpulkan alat bukti dan informasi tambahan untuk memperkuat laporan korban. Kepolisian berkomitmen melakukan penyelidikan secara menyeluruh sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya, guna memberikan keadilan bagi korban yang telah lama menderita dalam diam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata
-
Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor
-
Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan
-
Temuan Anyar Sidak DPR di Lapas Cibinong: Ada Bangunan Tanpa Izin dan Krisis Tenaga Kesehatan