Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 06 Februari 2021 | 13:52 WIB
ILUSTRASI Heboh air terjun keluar dari kawah Gunung Galunggung di Tasikmalaya. Gunung Galunggung terakhir kali meletus pada 1982. Abu vulkaniknya yang terhempas ke udara memadamkan mesin dua pesawat Boeing 747 sehingga memaksa mereka untuk mendarat darurat di Bandara Halim Perdanakusumah. [Foto: Capture video Facebook/@Jejak Bacpacker]

Erupsi terus mengecil atau melemah dan terjadi penumpukan bahan erupsi berupa tefra di dasar kawah dan di sekeliling lubang erupsi membentuk kerucut silinder dengan ketinggian 60 m di atas dasar kawah.

Fase erupsi ini diakhiri oleh keluarnya aliran lava dari radial fissure dekat dasar kerucut silinder. Sejak Januari 1983 Gunung Galunggung sudah tidak memperlihatkan aktifitasnya lagi, erupsi yang terjadi pada Januari 1984 berupa dua erupsi phreatik kecil yang mengeluarkan uap air dan sedikit abu.

Kabupaten Tasikmalaya, menempati urutan ke-2 nasional dalam kerawanan bencana.

Baca Juga: Banyuwangi Terdampak Hujan Abu Vulkanik Gunung Raung

Load More