SuaraJabar.id - Polisi menemukan fakta baru terkait aksi keji tukang sayur bernama Aris (26) yang telah memerkosa mayat MA (43) di Serang, Banten, setelah dibunuh dengan cara dicekik. Terungkapnya kasus ini, tersangka ternyata kerap mencuri celana dalam wanita untuk dijadikan fantasi seksnya.
Dikutip Bantennews.co.id--jaringan media Suara.com, celana dalam wanita hasil curian itu dikoleksi Aris untuk memuaskan diirnya melakukan onani di gubuk persembunyiannya di kawasan Cikande, Kabupaten Serang.
Kepada polisi, Aris juga mengaku suka mengintip wanita sedang mandi di sekitar tempat tinggalnya.
“Makanya kami akan dalami kondisi psikologis tersangka karena kami temukan puluhan celana dalam perempuan,” kata Kapolres Serang AKBP Mariyono, Jumat (12/2/2021).
Aris sebelumnya pesta miras bersama enam orang rekannya. Dalam pengaruh miras itu, ia melihat korban yang sudah memiliki banyak cucu melintas di lokasi kejadian. Melintas dengan kecepatan perlahan karena jalan rusak, tersangka kemudian mencegat korban.
“Korban sebelumnya memohon agar dilepaskan, karena punya banyak anak. Tapi tersangka terus mencekik korban hingga lima kali. Motor korban disembunyikan ke semak-semak,” kata Mariyono.
Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku kemudian memperkosa jenazah korban. Setelah memuaskan nafsu bejatnya, pelaku melarikan diri ke gubuk-gubuk yang biasa ia gunakan untuk pesta miras.
Tim Resmob Polres Serang yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat memburu tersangka. Dari lebih 30 gubuk yang ada di lokasi, polisi kemudian mendapati tersangka tengah bersembunyi di dalam gubuk.
Berupaya kabur dari petugas, dua peluru langsung bersarang di kedua betis tersangka. Tersangka yang roboh akhirnya ditangkap petugas.
Baca Juga: Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Mayat Tukang Sayur Diancam 15 Tahun Penjara
Tag
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi