SuaraJabar.id - Pelaku penusukan terhadap seorang pria yang tengah belanja di Pasar Induk Caringin pada Jumat (19/2/2021) dini hari akhirnya terungkap. Pelaku ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.
Pelaku bernama Eliyudin Telombania (41) warga Kabupaten Bandung Barat. Sementara korban bernama Suterman Telombanoa (37), warga Kabupaten Bandung Barat.
Usai beberapa kali menusuk korban dengan senjata tajam, pelaku rupanya langsung menyerahkan diri ke Polres Cimahi.
Sementara korban akhirnya tewas di perjalanan ketika dilarikan ke rumah sakit.
"Motif pembunuhan terhadap korban, dikarenakan sakit hati," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang, saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung.
Dari keterangan pelaku, ia mengaku sakit hati karena korban mengolok-olok keluarga pelaku. Di mana korban mengunggah foto pelaku ke grup keluarga besar. Foto yang dimaksud yakni foto saat pelaku menyambut calon besan dari keluarga pelaku.
"Dirinya merasa dihina. Itu yang jadi dasar pelaku membunuh korban. Masih ada masalah lainnya, cuma masih kita dalami," kata dia.
Adanan mengatakan, pelaku belasan kali menikam korban. Hal itu diketahui dari luka pada tubuh korban, dan berdasarkan pengakuan pelaku. Korban mengalami sejumlah luka tusukan, pada bagian punggung, dada dan perut.
"Pelaku dapat pisau itu dari jok motor yang dibawanya. Kita masih dalami, apakah ini pelaku merencanakan atau tidak," terang dia.
Baca Juga: Kunjungi Stasiun Bandung, Menhub Sebut GeNose C19-nya Beda
Sebilah pisau dapur, pakaian korban dan pelaku, beserta helm yang digunakan pelaku saat menyerang korban, dijadikan barang bukti oleh polisi.
"Saat ini, pelaku masih kita mintai keterangan, untuk penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
-
Kejari Bandung Jerat Wakil Wali Kota Erwin Sebagai Tersangka Penyalahgunaan Kewenangan Tahun 2025
-
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Daftar Jadi Calon Ketua Asprov PSSI Jabar
-
Kang Dedi Siapkan Kereta Kilat Pajajaran, Whoosh Bakal Ditinggalkan?
-
Wakil Wali Kota Bandung Erwin Terseret Korupsi, 7 Jam Diperiksa Sejumlah Barang Disita
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba