SuaraJabar.id - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyatakan siapa saja warga negara Indonesia (WNI) berhak menjadi calon kepala desa di wilayahnya tersebut. Bahkan aturan tersebut diberlakukan mulai tahun ini.
Dia mengemukakan, aturan tersebut berdasarkan pada peraturan yang diberlakukan pemerintah pusat.
"Berdasarkan Permendagri 112 di luar daerah diperbolehkan mencalonkan diri kepala desa," katanya usai pembukaan tahapan Pilkades 2021 di Aula Janaka Lingkungan Pemkab Purwakarta, seperti dilansir Ayopurwakarta.com-jaringan Suara.com.
Dia mengemukakan, dalam peraturan itu tidak disebutkan calon kepala desa harus berasal dari warga setempat. Namun, dia memastikan jika dalam aturan tersebut hanya tertulis Warga Negara Indonesia (WNI) diperbolehkan maju mencalonkan diri kepala desa.
"Mau orang Jawa Tengah juga boleh meski tidak memiliki hak pilih," katanya menegaskan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta Jaya Pranolo mengemukakan ada 170 desa yang akan menggelar Pilkades 2021 di Kabupaten Purwakarta.
Dalam pelaksanaannya, di tiap TPS akan ada penerapan protokol kesehatan, termasuk pembatasan jumlah warga yang bakal menyalurkan hak pilihnya.
"Jumlah TPS kita tambah, jumlahnya sekarang menjadi 1.210 sehingga dapat meminimalisasi terjadi kerumunan," ujar dia.
Baca Juga: 36 Desa di Bengkayang Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung