SuaraJabar.id - Banyak yang menunggu sikap pemerintah terkait polemik dualisme yang terjadi di Partai Demokrat. Apakah pemerintah bakal mengakui kubu Agus Harimurti Yudhoyono (KLB) atau kubu KLB Demokrat dengan ketua umum Moeldoko.
Kedua belah pihak, baik kubu AHY atau Moeldoko pertama-tama harus beradu legalitas di Kementerian Hukum dan HAM.
Menunggu hasil adu legalitas, banyak warga, politikus hingga pengamat dan akademi saling lontar prediksi dan analisa.
Di tengah riuh itu, pegiat media sosial, Eko Kuntadhi dalam keterangan tertulis di akun jejaring media sosial pribadinya justu mengajak warganet taruhan.
Dia menanyakan soal perkembangan polemik Demokrat, khususnya bursa taruhan yang menjagokan antara AHY atau Moeldoko.
Kemudian Kuntadhi mengajak warganet untuk taruhan dan yang menang bakal ditraktir kopi.
“Sudah ada bursa taruhan? Pegang mana PD kubu AHY atau PD kubu Moeldoko yang bakal menang pertempuran? Ayo, taruhan traktir ngopi!,” kata Kuntadhi, dikutip Hops.id-jejaring Suara.com pada Rabu (10/3/2021).
Kuntadhi juga menyindir bahwa kasus Demokrat tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada KLB Partai Berkarya. Dia pun bertanya soal kemungkinan Dinasti Cikeas alias Demokrat AHY yang bakal tersingkirkan.
“Partai Berkarya pernah dicoba dengan KLB. Terpilih Muchdi PR. Lalu konfliknya maju ke pengadilan, keputusannya kembali ke Tommy Soeharto. Kita enggak tahu, apa hasilnya jika perkara Demokrat nanti dibawa ke pengadilan. Mungkinkah Dinasti Cikeas akan tergusur?,” ungkapnya.
Baca Juga: Momen AHY Sambut Kembali Kader PD yang Berkhianat Jadi Sorotan Publik
Prediksi AHY dan SBY kalau tidak jadi petinggi Demokrat lagi
Pegiat media sosial Denny Zulfikar Siregar mengaku sudah bisa menebak nasib Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika tak lagi duduk di singgasana Demokrat. Menurut dia, keduanya tak akan lagi menjadi apa-apa seperti sekarang ini.
Sebab hanya Demokrat-lah rumah besar mereka untuk berlindung. Apalagi dengan jejak minim yang ditorehkan AHY selama ini.
“Keduanya akan hilang dari kancah politik. Habis apa yang bisa diunggulkan dari seorang AHY? Tidak ada hal yang membekas dari apa yang pernah dilakukan selain ganteng dan gagah,” kata Denny di saluran Youtube 2045, dikutip Rabu 10 Maret 2021.
Sementara SBY, kata Denny, juga akan bernasib sama. Ingatan publik kepadanya akan hilang bersama citra buruk yang dia tinggalkan. Sedangkan jejak baiknya, sudah ditutupi dengan kehadiran standar baru seorang presiden yang kini ditorehkan dengan baik oleh Jokowi.
“Habis gimana ya, kekuatan dia cuma di Demokrat, kalau tidak lagi, ya dia akan hilang dari politik.” ujarnya.
Menurut dia, sebetulnya ada peran besar kesalahan SBY menyeret-nyeret anaknya dalam kontestasi politik. Padahal AHY sendiri ketika itu merupakan seorang TNI aktif, yang justru dicopot oleh bapaknya sendiri dengan alasan politik.
Berita Terkait
-
Demokrat Murka SBY Dituduh Dalang Ijazah Palsu Jokowi, Akun TikTok Diberi 3 Hari untuk Minta Maaf
-
Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Rp51 Triliun, AHY: Fokus Utama Pulihkan Jalan dan Jembatan
-
Annisa Pohan Diduga Hamil, Usia Anak Pertama Jadi Sorotan
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
-
Lawan Waktu Selamatkan Korban Banjir Sumatra, AHY Kerahkan Armada Helikopter hingga Modifikasi Cuaca
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
Terkini
-
Masjid Raya Bandung Tak Lagi Jadi Aset Pemprov Jabar? Dedi Mulyadi: Tak Boleh Dibiayai APBD
-
Kemenpora dan BRI Salurkan Bonus Atlet yang Sukses di SEA Games 2025
-
Rudy Susmanto Minta Anggaran 2026 Kabupaten Bogor Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat
-
Warisan Utang Rp621 Miliar Hantui Jabar, Dedi Mulyadi Sebut Ruang Fiskal 2026 Terpukul Telak
-
Densus 88 Temukan 70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Jabar dan Jakarta Jadi Wilayah Terbanyak