SuaraJabar.id - Sebuah video yang merekam aksi sekelompok orang melakukan pemalakan terhadap pekerja yang tengah memasang kabel fiber optik viral di jejaring media sosial. Tak ayal, warganet dibuat geram dengan kelakuan para pemalak itu.
Video pemalakan itu diunggah oleh akun Instagram @infobandungraya pada Minggu (4/4/2021).
"Rekaman video yang viral di Facebook dan Instagram mengenai dugaan sekelompok pemuda melakukan pungli/pemalakan kepada teknisi/pekerja fiber optik di wilayah Cimenerang, Gedebage (dekat Masjid Al Jabbar, Gedebage) pada Sabtu, 03 April 2021 sekitar jam 3 sore (sesuai keterangan rekaman video) sudah di terima dan sedang dalam penyelidikan," tulis @infobandungraya.
Unggahan itupun menarik perhatian netizen, khususnya yang berada di wilayah Kota Bandung. Mereka mengecam aksi pemalakan yang dilakukan sekelompok orang tersebut.
Bahkan ada warganet yang menduga mereka yang ada di dal video merupakan kelompok preman berseragam ormas.
"Baru satu yang terekspose. Masih banyak, pungli-pungli yang ditarik oleh preman tidak jelas. Ada juga yang mengatasnamakan ormas, minta duit untuk keamanan," tulis salah seorang netizen, dalam kolom komentar.
Beberapa netizen juga, memberikan saran kepada pemerintah dan pihak berwajib, agar kelompok preman serta ormas dikirimkan ke daerah perbatasan, untuk menjaga wilayah.
"Bisa gak sih, manusia-manusia seperti gini tuh, alungkeun ke perbatasan peperangan? Supaya berguna hidupnya," tulis netizen lainnya.
Kapolsek Gedebage Kompol Heri Suryadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait aksi preman tersebut.
Baca Juga: Warganet Ramai-Ramai Doakan Bencana Banjir NTT di Twitter
"Betul, kejadiannya Sabtu kemarin. Pelakunya sudah diketahui. Selanjutnya, kami panggil untuk kami mintai keterangan, untuk korban juga kami panggil untuk membuat laporan resmi," ucap Heri, saat dikonfirmasi via ponselnya, Senin (5/4/2021).
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Apa Bedanya BPJS PBI dan BPJS Mandiri? Viral Banyak yang Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sentil Carut-Marut Tambang Emas Ilegal di Bogor, Dedi Mulyadi: Data Saja Susah Karena Banyak Pemain
-
Hari ke-11 Longsor Cisarua: 85 Jenazah Berhasil Dievakuasi, 68 Korban Teridentifikasi
-
Jenderal Listyo Sigit: Pesan Eyang Meri Hoegeng adalah Api yang Menggelora bagi Anggota Polri