Guru honorer madrasah di Jawa Barat menggelar doa bersama secar virtual meminta agar pejabat Kemenag yang mengurusi tunjangan profesi mereka segera disembuhkan dari Covid-19. [Suara.com/M Dikdik RA]
Di samping itu, Yusuf menyatakan, alasan lain keterlambatan adalah masih adanya ketidak cocokan data guru, perubahan rekening penerima serta bank penyalur di daerah yang berbeda-beda.
Untuk itu, dalam waktu dekat, Kanwil Kemenag Jabar akan mengundang operator di daerah masing-masing untuk membenahi hal tersebut, khususnya terkait data.
"Banyak kendala, terutama data yang kurang valid dari daerah ini akan menghambat pencairan karena satu dua orang saja mengubah rekening itu tidak bisa mencairkan tunjangan. Selanjutnya, setiap kabupaten kota telah memiliki bank penyalur TPG masing-masing padahal di kanwil bank penyalurnya tunggal bank BJB Syariah," tandasnya. [M Dikdik RA/Suara.com]
Berita Terkait
-
Euforia Sambut Piala Dunia 2026 di Bandung
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Semakin Mudah dan Fleksibel, BRImo Permudah Akses Perbankan bagi WNI di Berbagai Negara
-
BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Rp9,21 Triliun
-
BRI Didukung 705 Agen BRILink untuk Perluas Layanan di Halmahera Selatan
-
Geger Video Pesta LGBT di Karawang: Ini 6 Fakta dan Desakan MUI Terkait THM Tak Berizin
-
KPAI Soroti Trauma 70 Anak Ahmadiyah, Sembunyi di Tenda Saat Kemping Dibubarkan Massa Bersajam