SuaraJabar.id - Polres Tasikmalaya Kota bakal menyiagakan 450 personel dalam Operasi Ketupat 2021. Dalam pelaksanaannya dimungkinkan akan bertambah melihat situasi dan kondisi.
Terlebih saat ini pemerintah pusat telah mengeluarkan larangan mudik mulai dari 22 April sampai 24 Mei 2021.
"Sejauh ini belum ada pergeseran personel ke pos-pos penyekatan. Namun, saat sudah ada surat perintah yang menindaklanjutinya adendum atau surat edaran (SE) Nomor 13 tahun 2021 tentang pelarangan mudik, maka secara otomatis akan langsung mengisi pos-pos penyekatan," kata Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota Kompol Shohet, dilansir dari Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Minggu (25/4/2021).
Personel yang terlibat akan nantinya untuk setiap pos penyekatan akan disiapkan 25 personel. Sehingga jika ada 6 pos penyekatannya yang berada di pintu masuk atau perbatasan antara Kota Tasikmalaya dengan kabupaten tetangga, jumlah sekitar 300 personel.
"Kita akan bangun pos-pos penyeketan dan tempatkan personelnya," ucapnya.
Pihaknya juga akan menyiapkan personelnya di setiap persimpangan jalan seperti di Simpang 3 Pamoyanan, Simpang 5,Kebon Tiwu, dan wilayah lainnya.
"Jadi akan kita siapkan lebih dari 450 personel," ucapnya.
Untuk jalur-jalur tikus yang mungkin digunakan oleh pemudik untuk masuk ke Tasikmalaya, pihaknya akan melakukan pemantauan dan bila dimungkinkan akan ditempatkan personel sebagai langkah antisipasi.
"Kalau jalur-jalur tikus itu relatif kecil, tapi akan kami antisipasi juga karena bisa jadi pemudik menghindari pos penyekatan melalui jalur tikus," tukasnya.
Baca Juga: Penjualan Meningkat, Gaikindo Sebut Kebijakan Soal PPnBM Berhasil
Berita Terkait
-
Selagi di Sumsel Bisa Mudik, Namanya Pulang Kota Bukan Pulang Kampung
-
Mudik Lebaran Dilarang, PNS Jabar Harus Jadi Contoh Masyarakat
-
Mudik Lebaran Dilarang, Ganjar Minta Santri Tahan Diri
-
Larangan Mudik, Warga di Luar Bandung Raya Dilarang Wisata ke Bandung
-
Halau Pemudik, Polda Jateng Lakukan Penyekatan di 14 Titik
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun